SuaraJogja.id - Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Pribumi (DPC HIPPI) Sleman menyelenggarakan pameran untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Atrium Shinta Sleman City Hall (SCH). Pameran ini akan berlangsung selama 10 hari, dimulai tanggal 25 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.
Ketua Panitia Pameran UMKM, Ahmad Rifai, mengatakan tema yang diangkat dalam pameran kali ini adalah "UMKM Sleman Bangkit." Setidaknya ada sekitar 60 peserta dengan 36 gerai yang tersedia dalam pameran di masa pandemi Covid-19 ini.
"Ada berbagai macam produk yang tersedia mulai kuliner, leather, jewelry, craft hingga fashion. Pameran akan berlangsung selama 10 hari sejak hari ini dari pukul 10.00-20.00 WIB," kata Ahmad kepada awak media.
Ahmad menyampaikan bahwa selain pameran produk-produk UMKM di Sleman berbagai acara juga turut diselenggarakan. Di antaranya berbagai dialog bisnis, diskusi tentang UMKM, dan banyak tema lainnya seperti fotografi produk, serta marketing untuk UMKM.
Baca Juga: Natal di Masa Pandemi, Gereja di Sleman Gelar Ibadah Langsung dan Daring
Selain itu diskusi antara UMKM dengan kaitan pariwisata pun juga bakal dilaksanakan untuk menambah pengetahuan bagi para pelaku UMKM di Sleman. Ditambah pula lomba fotografi interaksi penjual dan pembeli, presentasi produk oleh peserta pameran, dan lomba mewarnai untuk peserta anak TK hingga kelas 2 SD.
“Meski kondisi pandemi Covid-19 masih belum membaik tetapi bisnis dan usaha tidak bisa ditunda sebab memang kebutuhan tetap berjalan. Itu juga yang mendasari kita melaksanakan pameran ini namun dengan tetap menjaga protokol kesehatan," tegasnya.
Protokol kesehatan wajib selalu ditaati oleh seluruh pengunjung dan peserta pameran tidak terkecuali juga setiap panitia yang bertugas. Mulai dari wajib mengenakan masker, cuci tangan sebelum masuk area pameran, ditambah dengan setiap penyediaam hand sanitizer disetiap gerai yang ada.
Menurut Ketua Umum DPC HIPPI Sleman Atik Sri Purwantiningsih, pameran ini adalah yang pertama kali diselenggarakan oleh DPC HIPPI Sleman Periode 2020-2025. Sehingga setiap UMKM yang ikut dalam pameran kali ini tidak dilakukan kurasi terlebih dulu.
“Pokoknya UMKM di wilayah Sleman yang mau menjadi anggota HIPPI Sleman bisa bangkit dan bisa mengikuti pameran ini," ujar Atik.
Baca Juga: Masuk Libur Nataru, Dinpar Lakukan Monitoring ke Destinasi Wisata di Sleman
Disebutkan Atik, bahwa dalam pameran ini pelaku UMKM bisa memanfaatkan berbagai kesempatan yang ada. Salah satunya dengan melakukan konsultaso bisnis secara gratis terkait produksi, perizinan, pemasaran, pembiayan, serta SDM.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
UMK Academy Berikan Begitu Banyak Manfaat Bagi UMKM, Termasuk Kirim Produk Go Global!
-
Produk UMKM Bisa Go Global Lewat Pertamina UMK Academy
-
Penyaluran KUR Pekerja Migran Pindah ke BP2MI: Ini Kata Menteri UMKM
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan