“Kami minta hukum seadil-adilnya,” kata Rudy.
Korban Sempat Ditolak Dua RS
Rudy menambahkan, perjuangan kebaikan hati ojol dimulai, ketika sang driver membantu kedua korban menuju rumah sakit dari TKP.
Pengemudi ojol yang belum diketahui identitasnya itu, mulanya membawa kedua korban berbonceng tiga menggunakan motornya, ke RSUD Jogja (RS Wirosaban). Namun pihak RS tidak menerima korban, karena situasi COVID-19.
Driver ojol tersebut menuju ke RS Pratama, kembali mendapat penolakan karena keterbatasan alat medis.
Setelahnya, sang driver mengantar korban ke RS Hidayatullah, di dekat XT Square, Umbulharjo.
Di RS Hidayatullah, tenaga medis membersihkan luka-luka korban dan menjahitnya. Namun, karena darah terus mengucur, driver itu membawa korban ke RSUP Dr Sardjito.
“Saya sudah bilang terimakasih padanya [driver ojol] saat itu. Tapi karena lagi panik, saya mau memberi sesuatu sebagai ucapan terimakasih belum terpikir. Jangankan minta nomor, tanya nama dia pun saya enggak sempat,” tutur Rudy.
Kini, Rudy hanya mampu menyebutkan ciri-ciri sang driver ojol yang kini ia cari. Orang tersebut diperkirakan berusia 25 tahun, tubuh agak tinggi, menggunakan kendaraan motor matik Beat dan memiliki besi duduk di bagian jok.
Baca Juga: Dinkes Sleman Sesalkan Keputusan Pemda DIY Tak Jadi Terapkan PSBB
"Saya sudah membuat informasi di media sosial untuk, dengan harapan bisa menjumpai orang tersebut. Sudah ada dua orang yang inbox adik saya, ngaku nya ojol itu. Biasanya kalau yang baik-baik banyak yang mengaku-mengaku begitu,” terangnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Kasus Penganiayaan Ojol, Polisi Buru Anak Buah Habib Bahar bin Smith
-
PNS Wanita Ditemukan Tewas di Kontrakan, Tak Ada Luka Bekas Penganiayaan
-
Kabur ke Rumah Kakak Ipar, Pelaku Penganiayaan Terhadap Dokter Ditangkap
-
Santri Al Irsyad Diduga Dianiaya, Pengasuh: Bukan Penganiayaan, Tapi...
-
Sempat Viral Penganiayaan di Warung Burjo Jakal, Ternyata Dipicu Hal Sepele
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Belum Berlaku Pekan Ini, Pemkab Sleman Masih Sinkronkan Jadwal WFH dengan Instansi Vertikal
-
#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Dukung Jurnalisme Berkualitas
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas
-
WFH ASN Kota Jogja Dimulai Besok, Wajib Isi Rencana Kerja dan Diawasi Ketat
-
Sekjen PDIP: Hadapi Krisis, Pemerintah Harus Berani Pangkas Pengeluaran Tak Perlu