Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 03 Januari 2021 | 15:49 WIB
Tangkapan layar unggahan di Facebook soal penangkapan tiga anak remaja yang diduga pelaku klitih di wilayah Ketandan, Banguntapan, Bantul. - (Facebook/Podang Kuning Kuning di grup WARGA SLEMAN SEMBADA)

SuaraJogja.id - Sebanyak tiga anak remaja menjadi bulan-bulanan massa di sekitar Jalan Ketandan, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Minggu (3/12/2020) dini hari. Tiga remaja tersebut diduga melakukan penganiayaan jalanan atau klitih.

Kapolsek Banguntapan Kompol Zainal Supriatno membenarkan adanya informasi tersebut. Tiga remaja yang belum diketahui identitasnya ini diamankan warga.

"Benar ada tiga remaja yang diamankan warga [di wilayah Ketandan]. Bukan klitih, masih dugaan," kata Zainal, dikonfirmasi SuaraJogja.id, Minggu.

Zainal menjelaskan, tiga remaja itu melintasi Jalan Ketandan sekitar pukul 02.00 WIB dan diduga akan melakukan penganiayaan.

Baca Juga: Ingin Menetap di Jogja, Fiony JKT 48 Diminta Warganet Pikir Ulang

"Dugaannya akan melakukan penganiayaan, lalu yang bersangkutan malah terjatuh dari motor," kata dia.

Atas insiden remaja jatuh dari motor dan diamankan warga, petugas kepolisian mendapat laporan dan mendatangi lokasi.

"Setelah mendapat laporan, kami langsung mendatangi lokasi dan membawa anak-anak ini ke mapolsek [Banguntapan]," kata dia.

Para remaja itu mengalami luka-luka akibat terjatuh dari motor. Kepolisian pun melakukan penyelidikan, tetapi tidak ada senjata tajam yang dibawa remaja itu saat diamankan warga.

"Tidak kami temui alat berbahaya atau senjata tajam yang biasa dibawa oleh terduga klitih," jelas dia.

Baca Juga: Viral Sekelompok Remaja Bawa Sajam di Srandakan, Akhirnya Diciduk Polisi

Meski tak ditemukan barang yang mengarah pada tindakan kejahatan jalanan, kepolisian masih melakukan penyelidikan secara mendalam atas insiden tersebut.

Load More