Komplikasi paru atau dada yang memburuk dapat membuat tubuh lebih mudah menjadi mangsa penyakit lain dan infeksi yang mematikan, seperti sepsis. Kondisi ini bisa terjadi ketika virus masuk ke alirah darah dan mulai menyerang jaringan sehat di tubuh, jantung dan paru-paru.
Sepsis juga bisa merusak sinkronisasi dan koordinasi antara organ yang berbeda. Dalam beberapa kasus yang parah, sepsis bisa menyebabkan kerusakan paru-paru permanen.
5. Komplikasi organ kambuh
Badai sitokin yang merupakan tanda sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang organ dan sel sehat juga menjadi tanda komplikasi pernapasan.
Kondisi ini bisa terjadi ketika pertahanan tubuh bekerja terlalu keras dalam menghilangkan virus dari organ dan membuat tubuh rentan terhadap infeksi serta kerusakan lain akibat Covid-19.
Hal ini bisa menyebabkan kerusakan paru-paru yang bertahan lama dan fungsinya yang terganggu, biasanya disebut superinfeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10