SuaraJogja.id - Ayam geprek dewasa ini menjadi salah satu pilihan kuliner yang banyak berkembang di Indonesia. Termasuk ke dalam makanan cepat saji, banyak kedai ayam geprek dengan berbagai varian menjamur di berbagai wilayah, seperti Jakarta.
Makanan yang banyak ditemukan di Jogja ini sangat digemari karena cita rasanya yang nikmat dan harganya yang ramah di kantong.
Namun, ada perbedaan antara ayam geprek di Jogja dan di Jakarta. Perbedaan itu terlihat pada akun Instagram @javafoodie, yang mengunggah sebuah video TikTok miliknya.
Menu ini identik dengan sajian ayam goreng tepung yang yang ditumbuk bersama dengan cabai. Konsumen bisa menentukan sendiri jumlah cabe yang ingin dicampurkan dalam lauknya.
Perbedaan ayam geprek di Jogja dan Jakarta terletak pada cabai yang digunakan dan cara menumbuk ayamnya. Dalam video berdurasi singkat yang dibagikan, terlihat seorang pria berdiri di depan jendela rumah.
Di depannya, ada sebuah meja, cobek, dan sebuah ayam goreng siap saji. Sambil menguap, pria ini mempraktikkan bagaimana ayam geprek di Jakarta dibuat.
Ayam hanya digeprek atau ditumbuk dua kali, kemudian dioles dengan cabai yang justru cenderung lebih mirip dengan saos.
Berbeda dari ayam geprek yang ada di Jogja, cabai, bawang, dan garam ditumbuk terlebih dahulu hingga setengah halus, baru ayam dimasukkan dan ikut ditumbuk hingga nyaris tulang nyaris hancur dan daging terpisah-pisah. Teknik itu membuat ayam dan bumbu tercampur dengan baik.
"Ayam Geprek Jogja emang nganggenin sih," tulis akun @javafoodie dalam keterangannya.
Baca Juga: Jualan Mi Ayam Murah di Jogja, Bule Ini Lebih Suka Dipanggil "Mbak"
Sejak diunggah pada Senin (18/1/2021), video tersebut sudah ditayangkan lebih dari 35 ribu kali. Ada ratusan komentar yang ikut diberikan warganet.
Beberapa ikut menyebutkan beragam kedai ayam geprek di Jogja yang enak. Olahan bumbu dan cara menumbuk ayamnya menjadi daya tarik sebagian besar warganet.
Lihat perbedaan ayam geprek di Jogja dan Jakarta DI SINI.
"Bu rum, mas kobis, aku padamu," tulis akun @art****.
"Ayam geprek Jogja, ada add on Kuah Tongseng dan kulit goreng tepung nya. Oseng kacang panjang buat sayurnya. Gak ada lawan," komentar akun @insto***.
"Kadang gak digeprek. Kalau gofood ayam utuh sambel diplastikin," tanggapan akun @amalya*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Yogyakarta Darurat Parkir Liar: Wisatawan Jadi Korban, Pemda DIY Diminta Bertindak Tegas!
-
Pemulihan Aceh Pascabencana Dipercepat, BRI Terlibat Aktif Bangun Rumah Huntara
-
Optimisme BRI Hadapi 2026: Transformasi dan Strategi Jangka Panjang Kian Matang
-
Tanpa Kembang Api, Ribuan Orang Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama di Candi Prambanan
-
Gudeg Tiga Porsi Seharga Rp85 Ribu di Malioboro Viral, Ini Kata Pemkot Jogja