SuaraJogja.id - Warga Sleman sempat dibuat resah dengan kabar bahwa ratusan karyawan di pabrik Group Rumah Pemotongan Ayam (RPA) di kawasan Jalan Gito Gati No.9, Grojogan, Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Sleman terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar meresahkan tersebut mulai tersebar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp Grup.
Di dalam pesan singkat yang sudah berulang kali dibagikan tersebut tertulis bahwa sampai dengan tanggal 16 Januari 2021 terdapat kurang lebih 170 orang yang sudah melakukan rapid tes antigen sebab terindikasi Covid-19. Hasilnya sekitar 99 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Puluhan karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu disebutkan disebutkan tertular saat karyawan sedang istirahat dan makan. Sementara jumlah karyawan keseluruhan sendiri mencapai kurang lebih 460 orang dan masih terus dilakukan tes untuk karyawan lain.
Kabar ini rupanya tidak ditampik oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo saat dikonfirmasi awak media, Rabu (20/1/2021). Dari info yang pihaknya dapat, semua karyawan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen bukan swab PCR.
Baca Juga: Tak Ada Sanksi, Ini Cara Dinkes Sleman Atasi Penolak Vaksin Covid-19
"Infonya baru positif rapid tes antigen saja bukan PCR," kata Joko.
Joko menjelaskan semua karyawan yang bekerja di RPA tersebut telah melakukan tes cepat antigen beberapa waktu lalu. Hasilnya total yang dinyatakan positif antigen sebanyak 102 orang dari semua karyawan.
Ditambahkan Joko, dari semua karyawan yang hasil rapid test antigennya positif tidak ada atau menunjukkan gejala apapun. Hal itu membuat ratusan karyawan tadi langsung melakukan isolasi mandiri saja.
"Yang bergejala diperiksa PCR. Kebetulan tidak ada yang bergejala sehingga langsung isolasi mandiri semua," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Joko turut menyampaikan terkait kondisi perkembangan status Covid-19 di wilayah Sleman. Menurut catatannya tiga kecamatan yang ada di Sleman sudah masuk ke zona oranye namun sisanya masih di dalam zona merah.
Baca Juga: Dinkes Sleman Targetkan Vaksinasi Tahap Pertama Selesai Lima Hari
Tiga kecamatan yang sudah berubah dari zona merah ke zona orange, yakni kecamatan Prambanan, Kalasan dan Turi. Sementara 14 kecamatan lainnya di Sleman masih zona merah termasuk Ngaglik yang berubah dari oranye menjadi merah.
Joko menuturkan bahwa klasifikasi zonasi di Sleman ini didasari pada tingkat angka penularannya yang terbagi menjadi tiga parameter. Mulai dari kasus postif, kasus sembuh dan kasus kematian.
“Dari tiga parameter tersebut, tiga kecamatan yakni Prambanan, Kalasan, dan Turi angka penularannya antara 0-0,99 atau dapat dikontrol, sehingga yang tadinya merah menjadi orange dan 14 kapenewon, masuk zona merah, sebab angka penularannya di atas angka 1,” terangnya.
Ditambahkan Joko, status tersebut akan terus berubah secara dinamis setelah 14 hari. Jika memang wilayah yang bersangkutan angka penularannya tetap di bawah 1 maka zona oranye akan menjadi kuning dan begitu seterusnya.
"Intervensi akan terus dilakukan untuk menekan angka penularan tersebut bisa menjadi di bawah angka satu. Sehingga nanti Sleman secara keseluruhan bisa keluar dari zona merah," tandasnya.
Berita Terkait
-
Gara-Gara Kabar Perceraian Sherina Munaf dan Baskara Mehendra, Istilah Lavender Marriage Trending
-
Atalia Praratya Positif COVID-19, Ridwan Kamil Lolos dari Penularan?
-
Sempat Antar Suami Daftar Pilgub Jakarta Lalu Batuk Pilek, Atalia Positif Covid-19, Ridwan Kamil Minta Doa
-
Bikin Pangling saat Pakai Kebaya, Amel Carla Dibilang Mirip Krisdayanti sampai Angela Gilsha
-
Terjadi 271 Kasus Positif Covid-19 Dalam Sepekan, Dua Pasien Meninggal Dunia di Bulan Desember
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan