Scroll untuk membaca artikel
Arendya Nariswari
Senin, 25 Januari 2021 | 11:52 WIB
Jalan Malioboro (Shutterstock)

SuaraJogja.id - Ketika berwisata ke Yogyakarta, tentu saja kurang lengkap rasanya jika travelers belum mampir ke kawasan wisata Malioboro.

Hangat nan romantisnya suasana kawasan wisata ini, membuat para pelancong tak jarang mewajibkan diri untuk singgah sejenak di Malioboro.

Tapi tahukah kalian asal usul atau sejarah Malioboro yang sebenarnya?

Bukan cuma menjadi pusat berbelanja para wisatawan, ternyata kawasan Malioboro menyimpan kisah bersejarah yang menarik untuk disimak.

Baca Juga: Komentari Surat Pemecatan, Sri Sultan Sebut Gusti Prabu Makan Gaji Buta

Jarang Diketahui, Ternyata Ini Asal Usul Nama Kawasan Wisata Malioboro. (Instagram/@diskominfo)

Belum lama ini, sejarah tentang asal usul Malioboro disampaikan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta (Diksominfo).

Asal usul Malioboro ini disampaikan melalui sebuah unggahan milik akun Instagram resmi @kominfodiy.

Mengutip unggahan Instagram @kominfodiy, nama kawasan Malioboro asal mulanya berasal dari 'Maliabara'.

Bersumber dari buku profil Yogyakarta City of Phylosophi terbitan Dinas Kebudayaan Istimewa Yogyakarta (DIY), 'Malia' sendiri artinya wali sedangkan 'Bara" yakni ngumbara atau menggembara.

"Jadi makna 'Maliabara' secara etimologis berarti jadilah wali yang menggembara setelah memilih jalan keutamaan. Hendaknya mengikuti ajaran wali, lalu menyebarkan ajarannya dan menerangi kehidupan manusia," tulis akun Instagram @kominfodiy.

Baca Juga: Berjualan Wedang Ronde di Usia Senja, Nenek Ini Sukses Buat Salut

Rupanya, Malioboro masih erat kaitannya dengan garis imajiner sumbu filosofis Keraton Yogyakarta.

Load More