"Ya harapannya pergerakan ekonomi bisa terus menggeliat dan tentunya berjalan. Sehingga nantinta dapat berpengaruh untuk menahan laju pertumbuhan di penduduk miskin yang ada di wilayah DIY," tandasnya.
Sementara itu, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan, salah satu solusi guna kembali menggerakkan ekonomi di masyarakat salah satunya adalah dengan program padat karya. Menurutnya, padat karya ini dapat dilihat sebagai bantuan sosail untuk lebih bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat bawah.
"Untuk menjangkaunya maka program yang dilakukan Pemda adalah dengan lebih banyak menghadirkan proyek-proyek dengan cara padat karya. Lalu kita ini sekarang sudah sulit andalkan belanja swasta. Yang bisa diandalkan adalah belanja pemerintah. Maka dengan belanja pemerintah, Pak Gubernur beberapa waktu mengumpulkan OPD terutama soal aktivitas-aktivitas untuk segera melakukan padat karya sebagai bantuan sosial untuk bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat bawah," jelas Aji.
Aji menambahkan, program padat karya di desa-desa tadi akan meliputi proyek jalan desa serta proyek-proyek lain. Sehingga nantinya tidak lagi serta merta memperbanyak alat berat namun memanfaatkan program padat karya.
"Sehingga nanti akan semakin banyak lapangan kerja yang dimunculkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Angka Kemiskinan di Kulon Progo Tinggi, Sutedjo Ajak Beli Produk Lokal
-
Beras dan Rokok Sumbang Angka Kemiskinan Sumsel Saat Pandemi
-
Orang Miskin Tambah Banyak, Ini Kata Anak Buah Sri Mulyani
-
Penduduk Miskin di Lampung Bertambah
-
Warga Miskin Sumbar Bertambah 20.056 Ribu Orang, Salah Satunya Gegara Rokok
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Diduga Salah Sasaran, Pelajar Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman
-
Harga Plastik Melambung, Pameran Jogja Food & Beverage Expo 2026 Jadi Momentum UMKM Cari Alternatif
-
Tak Pandang Bulu, Bos Rokok HS Terima Karyawan Difabel Besar-besaran
-
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BRI Hadirkan Pemeriksaan Gratis dan Edukasi Gaya Hidup Sehat
-
Pilih Jadi WNI, Musisi Frau dan 3 Anak Berkewarganegaraan Ganda Lainnya Ambil Sumpah di Kemenkum DIY