Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 20 Februari 2021 | 12:30 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Dengan mengacu pada aturan Kemenkes revisi ke-V yang hanya menyasar kepada kontak erat bergejala saja. Sehingga memang saat ini, kontak erat yang bergejala saat diperiksa akan menunjukkan hasil yang positif juga.

"Sehingga, sekarang itu jumlah kasus positifnya sedikit, maka secara otomatis tracing kontak erat menurun dan yang bergejala akan jauh lebih sedikit lagi. Tapi ketika diperiksa hasilnya positif. Sehingga positif rate-nya tinggi," paparnya.

Kondisi tersebut jauh berbeda pada saat awal pandemi atau setidaknya dalam beberapa bulan terakhir dari September hingga Desember 2020 lalu. Saat itu, kata Joko, kontak erat tracing kasus positif akan langsung dilakukan swab baik yang bergejala atau tidak.

"Dulu setiap kasus positif ditracing langsung swab, itu positivity rate malah rendah tapi yang diswab banyak. Jadi antara yang hasil positif dari seluruh yang di swab positif kecil," ucapnya.

Baca Juga: Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro Hingga 8 Maret 2021

Selain positivity rate yang masih terbilang tinggi, fatality rate atau tingkat kematian di Sleman juga masih cukup tinggi. Di bulan Februari saja angka tingkat kematian mencapau 2,46 kasus.

Angka itu didapat dari seluruh kasus yang meninggal lalu dibagi dengan seluruh kasus positif yang ada. Hingga kemarin tepatnya Kamis (18/2/2021) kemarin sudah ada 68 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia.

Walaupun memang, dituturkan Joko, bahwa jumlah kematian di bulan Februari itu di antaranya merupakan kasud kematian dari bulan Januari. Namun data itu baru dimasukkan ke bulan Februari dengan alasan konsolidasi yang baru akan dilaksanakan.

"Tapi sebenarnya angka kematian yang tinggi, ada di bulan Januari yang jumlahnya mencapai 87 kasus," tandasnya.

Baca Juga: Dinkes Sleman Fokus Tuntaskan Vaksinasi Tahap Pertama, Kini Capai 89 Persen

Load More