SuaraJogja.id - Prof. Adi Utarini dan SONJO (Sambatan Jogja) akan menyelenggarakan konser musik amal virtual.
Bertajuk “Life, Passion, and Music Vol 2: Tribute to Prof Iwan Dwiprahasto”. Konser ini akan diselenggarakan pada Sabtu (13/3/2021), pukul 19.00-21.00 WIB.
Prof Adi Utarini mengatakan, konser tersebut dilaksanakan untuk mengenang Prof. Iwan Dwiprahasto, salah satu guru dan tokoh kesehatan yang berpulang karena COVID-19, setahun yang lalu.
"Konser amal virtual ini merupakan kelanjutan dari konser amal sebelumnya yang juga bertema Life, Passion, and Music, 2018 lalu. Konser menampilkan Prof. Adi Utarini and friends," kata Uut, Selasa (2/3/2021).
Baca Juga: Tahanan KPK Divaksin Covid-19, Pukat UGM: Mereka Bukan Prioritas
Saat itu, dana yang terkumpul didonasikan kepada Yayasan Kanker Indonesia Cabang DI Yogyakarta (YKI DI Yogyakarta), untuk membantu fasilitas bagi pasien kanker yang sedang berobat.
Dalam keterangannya itu, Uut mengatakan, satu tahun COVID-19 di Indonesia meninggalkan duka sekaligus semangat menyebar kebaikan.
Dampak yang begitu besar dan berjangka panjang tersebut, menggerakkan masyarakat untuk saling membantu lewat berbagai gerakan. Khususnya, membantu mereka yang terkena dampak pandemi COVID-19.
Konser ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama. Sekaligus sebagai salah satu aktivitas penggalangan dana, yang didedikasikan untuk mendukung gerakan masyarakat dalam menghadapi pandemi.
"Home concert kali ini akan dirangkai dengan momen nostalgik karya-karya, maupun aktivitas Prof. Iwan Dwiprahasto semasa hidupnya," imbuh Uut.
Baca Juga: Anosmia Bisa Permanen, Dokter RSA UGM Sarankan Latihan dengan Aroma Ini
Konser ini akan menampilkan Prof. Adi Utarini dan para musisi klasik, pop-jazz dan art rock yaitu Budi Utomo Prabowo, Safarina G. Malik, Jodi Visnu, Afriza Animawan, Rachmat Zia.
Berita Terkait
-
Ramai Soal Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Merasa Janggal : Ijazah Keluar Duluan Baru Skripsi?
-
Hasan Nasbi Beri Saran Teror Kepala Babi ke Tempo Dimasak, Dosen UGM: Pejabat Begini Menyedihkan
-
UGM Klarifikasi Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Gegara Times New Roman, Publik Makin Curiga
-
Isu Ijazah Jokowi Palsu: UGM Jelaskan Pemakaian Font Times New Roman di Tahun 1985
-
CEK FAKTA: Benarkah Ijazah dan Skripsi Joko Widodo Palsu?
Tag
Terpopuler
- CEK FAKTA: Diskon Listrik 50 Persen Berlaku Lagi, Periode Maret-April 2025
- Pembagian Port Grup Piala Dunia 2026 Dirilis, Ini Posisi Timnas Indonesia
- Masak Rendang 12 Kg, Penampilan BCL di Dapur Jadi Omongan
- Cruiser Matik QJMotor SRV 250 AMT Paling Digandrungi di Indonesia
- Persija Jakarta: Kalau Transfer Fee Oke, Rizky Ridho Mau Ya Silahkan
Pilihan
-
Petaka Mees Hilgers: Cedera Jadi Kontroversi Kini Nilai Pasar Terus Turun
-
Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Amunisi Tambahan, Tristan Gooijer
-
Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024
-
PSSI Rayu Tristan Gooijer Mau Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia
Terkini
-
Waspada Lonjakan Sampah Lebaran, Yogyakarta Siapkan Jurus Ampuh Ini
-
Libur Lebaran Tetap di Jogja? Ini Strategi Dinas Pariwisata Agar Wisatawan Betah
-
Idul Fitri, Haedar Nashir Ingatkan Jiwa Khalifah Luntur, Umat dan Pemimpin Akan Bermasalah
-
Tiket Ludes, Yogyakarta Diserbu Pemudik: KA Java Priority Jadi Primadona
-
Hasto Wardoyo Jamin Takbir Keliling Tak Ganggu Lalu Lintas Jogja, Tapi Ada Syaratnya