"Jadi desa mandiri dan budaya itu jadi kekuatan baru. Semoga saja ini mendorong tetep tumbuh, seperti misal Mangunan atau Breksi, bisa tetep bertahan gitu," sebutnya.
Sultan menyatakan bahwa para pelaku di bidang pariwisata khususnya budayawan atau seniman yang ada di Jogja tetap didorong untuk terus tetap pentas atau berkarya. Menurut Ngarso Dalem, ada berbagai cara untuk pentas dan berkarya di saag pandemi Covid-19 ini salah satunya dengan pentas virtual atau streaming.
"Tetap kami di Jogja mendorong agar budayawan dan seniman bisa pentas tapi lewat streaming baik live atau sudah direkam lebih dulu," ucapnya.
Namun Sultan menyebut bahwa hal itu bisa dimaknai atau dianggap sebagai salah satu bentuk promosi. Sebab memang kebanyakan pelaku budaya dan seniman ini tidak berkenan mendapatkan bantuan.
"Semoga saja dari kondisi ini berharap pandemi yang sudah turun ini juga semoga selesai gitu. Ini sudah persis satu tahun," tandasnya.
Ditambahkan Sandiaga bahwa dalam kesempatan ini pula ia mengapresiasi DIY terhadap tingkat kepatuhan masyarakat berkaitan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni 3M. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker hingga menjaga jarak.
"Kita juga sedang meningkatkan pendataan untuk bantuan hibah pariwisata yang kita perluas bukan hanya hotel dan restoran tapi juga pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga.
Disampaikan Sandiaga, program vaksinasi Covid-19 di DIY juga diharapkan bisa menjadi kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terlebih dengan banyaknya masyarakat Jogja yang berada di garis depan berkaitan denhan pariwisata dan ekonomi kreatif
"Harapannya 3 bulan kedepan ini dengan jumlah vaksin yang tersedia meningkat. Ini juga bisa di gaspol untuk vaksinasi khusunya untuk masyarakat yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," pungkasnya.
Baca Juga: Tepat Hari Ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X Naik Takhta 32 tahun Lalu
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
8 Kali Guguran Lava Meluncur 1,7 Km, Suplai Magma Merapi Masih Berlangsung
-
Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti
-
30 Ribu Lebih Penerima Bansos DIY Terindikasi Judol, OJK Bongkar Potensi Mata Rantai dengan Pinjol
-
Apresiasi Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Siapkan Promo Spesial
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah