SuaraJogja.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito pada Sabtu, (13/3/2021). Ngraso Dalem mengikuti vaksinasi Covid-19 ditemani oleh permaisuri Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas.
Tidak hanya Sultan dan GKR Hemas saja yang berkesempatan menjalani vaksinasi Covid-19 kali ini. Setidaknya ada puluhan lansia lain, mulai guru besar dari berbagai kampus di Yogyakarta hingga perwakilan lansia di masyarakat yang mengikuti vaksinasi Covid-19 bersama.
Dalam kesempatan ini, Sri Sultan dan GKR Hemas masuk ke dalam kategori vaksinasi Covid-19 bagi para lansia.
Berdasarkan pantauan SuaraJogja.id, Sri Sultan bersama GKR Hemas datang di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito pada pukul 11.25 WIB. Setelah melewati berberapa skrining akhirnya Sultan divaksin pada pukul 11.41 WIB di ruang Medical Check Up (MCU) lantai 4.
"Jadi seperti apa yang tadi warga masyarakat lihat bahwa siang hari ini, saya dan istri, juga beberapa bapak ibu yang lain. Untuk pertama kali, kami bisa vaksinasi lansia," kata Sultan setelah divaksin.
Sultan mengaku tidak merasakan sakit saat diberikan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19.
"Tidak ada implikasi [efek samping] apa pun yang saya rasakan," ucapnya.
Dalam kesempatan ini Sultan juga berharap para lansia yang ada di Indonesia khususnya di Yogyakarta bersama-sama menyambut program vaksinasi Covid-19 ini.
"Semoga kita bisa menjaga diri dari pandemi dan kita bersedia untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Saya berharap bapak ibu, lansia semuanya ini tetap dalam kondisi sehat," sebutnya.
Baca Juga: Penataan Cagar Budaya DIY Punya Tantangan Besar, Ini Saran Stafsus Presiden
Menurut Sultan, kesempatan vaksinasi Covid-19 perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Sehingga nantinya bisa untuk menumbuhkan kekebalan pada diri masyarakat.
"Dengan harapan kita sama-sama menjaga kesehatan sehingga pandemic ini lebih cepat untuk berakhir. Khususnya di Yogyakarta. Tidak usah takut. Tidak usah khawatir. Percaya imunitas akan menyertai bapak ibu semuanya," ucapnya.
Setelah divaksin Ngarso Dalem bersama GKR Hemas diminta untuk beristirahat dulu selama 30 menit guna dilakukan observasi. Setelah melewati 30 menit masa observasi Ngarso Dalem dan istri dinyatakan sehat.
Sementara itu Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, mengajak semua lansia khususnya di Yogyakarta untuk ikut dalam vaksinasi.
"Saya mengajak para lansia khususnya, masyarakat Yogyakarta untuk bisa mengijuti divaksin. Di mana menghindari kemungkinan-kemungkinan [buruk] yang terjadi pada kita semua," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tepat Hari Ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X Naik Takhta 32 tahun Lalu
-
Curhat ke Jokowi, Sri Sultan Hamengku Buwono X Siap Divaksin COVID-19
-
Sri Sultan Hamengku Buwono X Kunjungi Pengungsian Glagaharjo
-
Sri Sultan Hamengku Buwono X Ulang Tahun, Warganet Sampaikan Hal Ini
-
Pidato Lengkap Sri Sultan Hamengku Buwono X Terkait Wabah Virus Corona
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan