SuaraJogja.id - Perilaku S (34), warga Pedukuhan Jati, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, memang membuat geleng kepala. Lelaki yang belum memiliki istri ini memiliki perilaku menyimpang, yaitu hobi mengoleksi pakaian dalam wanita, termasuk milik tetangganya.
S sudah beberapa kali melakukan pencurian pakaian dalam wanita. Tak ada yang tahu secara pasti pakaian dalam tersebut untuk apa, tetapi semua pakaian dalam curian tersebut dibuang ke lubang WC cemplung miliknya, yang berada di belakang rumah.
Namun, Minggu (14/3/2021) lalu, aksinya tersebut tepergok warga. S pun nyaris menjadi bulan-bulanan massa yang geram. Beruntung, emosi warga berhasil diredam oleh tokoh warga setempat. S hanya diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
Kejadian berawal saat warga Jati resah beberapa waktu terakhir. Pasalnya, banyak wanita yang mengaku kehilangan pakaian dalam saat dijemur.
Kecurigaan masyarakat menuju kepada S, lantaran kejadian ini pernah terjadi sekitar satu tahun yang lalu, usai S pulang dari merantau ke Bogor.
Terlebih, setahun lalu sebelum S pergi ke Bogor, S juga pernah tertangkap karena melakukan hal serupa. Saat itu, aksi S diselesaikan dengan cara kekeluargaan. S berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.
Namun kali ini, semenjak S pulang dari Bogor, Jawa barat, beberapa wanita Jati mulai kehilangan lagi pakaian dalamnya yang dijemur. Masyarakat mulai merasa curiga lagi dengan gerak gerik S, tetapi perlu bukti untuk menangkapnya.
Pemuda Jati akhirnya berinisiatif membentuk grup WhatsApp untuk menjebak S, dan mereka mulai mengamati gerak-gerik S.
Akhirnya, salah satu warga perempuan di pedukuhan tersebut sengaja menata sejumlah pakaian dalam bekasnya pada jemuran belakang rumahnya, tujuannya untuk menjebak S saat melakukan aksinya. Malam itu, rumah perempuan tersebut sepi lantaran semua keluarganya sedang ikut pengajian.
Baca Juga: Pura-Pura Buka Usaha AC, Pria Gunungkidul Gelapkan Mobil Ratusan Juta
Tak lama berselang, tepatnya pukul 20.30 WIB, S datang mendekati jemuran. S beraksi mengambil sejumlah pakaian dalam milik perempuan tersebut. Perempuan tersebut sengaja tidak ikut pengajian karena ingin menjebak yang bersangkutan.
Saat S melakukan aksinya, perempuan tersebut lantas berteriak maling. Karena aksinya ketahuan, S lantas melarikan diri dengan berlari ke hutan. Sementara, beberapa pemuda karangtaruna yang berjaga segera menghampiri rumah perempuan tersebut. Namun, saat itu S berhasil melarikan diri.
Akhirnya mereka sepakat untuk bersama-sama mendatangi rumah S. Warga beramai-ramai mendatangi rumah S dan menggiring S ke balai pedukuhan setempat untuk disidang. Saat disidang oleh warga, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya
"Barang-barang curian yang berupa pakaian dalam wanita hanya dia masukan ke WC cemplung di rumahnya," terang Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fauzi saat dikonfirmasi, Jumat (19/3/2021).
Menurut Ahmad, peristiwa ini tidak sampai dilaporkan ke polisi dan diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku tidak ditahan dan hanya diminta kembali menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.
"Pakaian dalam wanita yang dia curi, semuanya dimasukkan ke dalam WC, entah apa motifnya," lanjut Ahmad.
Berita Terkait
-
Pura-Pura Buka Usaha AC, Pria Gunungkidul Gelapkan Mobil Ratusan Juta
-
Pohon Jati Ambruk ke Garasi Tetangga, Mbah Melik Terpaksa Ganti Rp10 Juta
-
Usai Ngamar, Pria Ini Bawa Kabur Motor Wanita yang Baru Dikenal Dari Medsos
-
Modal Jimat Batu Mustika, Pasutri Ini Tipu Warga Gunungkidul Ratusan Juta
-
Buka Jasa Prostitusi Online di Grup FB, Pria Ini Patok Tarif Rp300 Ribu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais