SuaraJogja.id - Sosok Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto adalah orang yang tak kenal lelah. Kenangan itu yang hingga saat kepergiannya pun tetap akan diingat oleh Kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Jatiningrat.
"Beliau untuk sakitnya itu tidak pernah mengeluh, apalagi mengemukakan pada orang lain," ujar pria yang akrab disapa Romo Tirun tersebut saat ditemui awak media di rumah duka, Rabu (31/3/2021).
Bahkan, Romo Tirun menyampaikan bahwa hingga Jumat (26/3/2021) kemarin, Gusti Hadi masih memimpin rapat tim hukum Keraton Ngayogyakarta. Saat itu, ia tidak melihat adanya gejala atau tanda-tanda yang mencurigakan dari Gusti Hadi.
"Sampai hari Jumat kemarin itu masih memimpin rapat tim hukum. Saya kan terlibat di situ. Justru beliau yang aktif untuk mimpin rapat. Saya juga kaget [mendengar kabar meninggalnya Gusti Hadi]," terangnya.
Baca Juga: Diisi sejak Era HB IX, Sejumlah Jabatan Keraton Jogja Kini Kosong
Kendati begitu, Romo Tirun mengaku telah mendengar langsung kesaksian dari pihak keluarga Gusti Hadi. Bahkan pada saat-saat sebelum wafatnya, beliau dalam kondisi baik tanpa mengeluh.
"Alhamdulillah bahwa kesaksian dari keluarga baik sekali saat-saat meninggalnya, tanpa mengeluh. Menjadikan keluarga tidak gelisah. Insya Allah khusnul khotimah," ucapnya.
Romo Tirun tidak memungkiri, sosok KGPH Hadiwinoto merupakan sosok yang pekerja keras. Beliau sangat aktif dalam menerima semua permasalahan dan sekaligus mencarikan cara sebagai pemecahan masalah itu.
"Jadi [sosok KGPH Hadiwinoto] jangan sampai menimbulkan kepanikan bagi orang lain, terutama pada familinya sendiri. Termasuk kepada saya tidak pernah mengeluh sedikit pun," kenangnya.
Sebagai Lurah Pangeran, sosok Gusti Hadi sangat mengayomi semua pihak yang ada. Termasuk dengan para abdi dalem yang telah bergabung dalam lembaga Keraton.
Baca Juga: RS Sardjito Sampaikan Penyebab Meninggalnya Gusti Hadiwinoto
"Kami sebagai pembantu-pembantunya dalam bidang misal tim hukum terayomi. Justru beliau sangat aktif menerima semua permasalahan dan memecahkannya. Itu kesaksian saya sampai hari Jumat. Beliau tidak pernah mengeluh selalu positif," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto meninggal dunia, Rabu (31/3/2021). Gusti Hadi wafat di RSUP Dr Sardjito pukul 08.13 WIB lantaran serangan jantung.
Jenazah KGPH Hadiwinoto rencananya dikebumikan di Pemakaman Keluarga Pasareyan Hastorenggo, Kotagede, Kota Yogyakarta, Kamis (1/4/2021) besok pukul 10.00 WIB.
Diketahui pula dalam suasana berduka, Gamelan Keraton Yogyakarta tidak diperkenankan untuk dibunyikan selama tiga hari ke depan. Hal tersebut sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto.
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan