Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Kamis, 01 April 2021 | 09:01 WIB
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menggelar Rapat Koordinasi Satgas COVID-19 Sleman di Sleman, Rabu kemarin. [antara]

Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Sleman dalam beberapa hari terakhir menunjukkan penambahan kasus yang cukup tinggi.

Salah satunya disebabkan munculnya dua klaster takziah di Padukuhan Blekik, Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik dan di Padukuhan Plalangan, Pandowoharjo, Kecamatan Sleman.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Joko Hastaryo mengatakan kondisi umum kasus COVID-19, hingga tanggal 30 Maret 2021, pukul 13.00 WIB, yakni Konfirmasi 11.946, Sembuh 10.570, Meninggal 327.

"Angka ini cukup tinggi mencapai 2,7 persen. Dalam seminggu terakhir dari 25 Maret ada penambahan 349 kasus positif, terutama terjadi klaster takziyah pada dua titik lokasi yaitu di Padukuhan Blekik, Sardonoharjo per 30 Maret 2021, ada 53 kasus dan Padukuhan Plalangan, Pandowoharjo per 30 Maret 2021 ada 36 kasus," katanya.

Baca Juga: Butuh Adaptasi, Penyerang Baru PSS Sleman Ini Masih Sulit Tidur Malam

Load More