SuaraJogja.id - Industri fashion menjadi salah satu area yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Dalam rangka membangkitkan kembali geliat industri fashion di Indonesia, Sleman City Hall bersiap menggelar fashion show dengan konsep Recovery Movement.
Recovery Movement merupakan konsep fashion show atau trunk show yang bertujuan untuk bangkit dari keterpurukan di masa pandemi Covid-19. Lewat pergerakan ini, rekan-rekan desainer dan produsen busana diharapkan dapat bangkit mempromosikan karya atau produk mereka.
Hal tersebut diumumkan oleh Sleman City Hall lewat rilis pada Senin (12/4/2021). Sleman City Hall telah bekerja sama dengan agensi modeling ASMAT Pro untuk menggelar Recovery Movement bertajuk "Modest Fashion Show".
Acara Recovery Movement "Modest Fashion Show" sendiri baru akan digelar pada Minggu, 25 April 2021 mendatang. Fashion show akan bertempat di Atrium Shinta, lantai Ground Floor Sleman City Hall mulai 15.00 WIB.
Total, akan ada 27 fashion designer yang ikut serta dalam acara ini. Masing-masing desainer hanya akan memamerkan 5 busana terbaik, dengan total 135 outfit.
Desainer yang ikut andil dalam fashion show ini juga tidak hanya berasal dari Yogyakarta saja. Ada pula desainer dari Bojonegoro, Purworejo, Jakarta, Kebumen, Kalimantan Selatan, Surabaya, dan Mojokerto.
Beberapa dari desainer tersebut di antaranya adalah Philiphs, DR. RR by Indah Darry, Happy Gallery by Herlina, dan Elegan by Ganjar Widiantoro.
Kemudian, ada pula dua desainer cilik yang akan turut serta memeriahkan Recovery Movement "Modest Fashion Show" ini.
Tak lupa, Sleman City Hall memastikan bahwa protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat di event fashion show ini.
Baca Juga: Ingin Dekorasi Rumah, Ini 8 Tips dari Desainer Interior
Untuk Recovery Movement "Modest Fashion Show", setiap desainer dan model akan dipastikan berada dalam keadaan sehat. Sementara, penonton fashion show diwajibkan untuk mencuci tangan, melakukan pengecekan suhu, dan menggunakan hand sanitizer.
Selain itu, Sleman City Hall juga telah memisahkan area masuk dan keluar, memberi jarak pada kursi penonton, sekaligus mengimbai pengunjung untuk menggunakan masker selama acara fashion show berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma