"Kami juga atur setiap meja di kelas sudah diberi nomor. Jadi kalau terjadi sesuatu tracingnya mudah. Deketnya siapa, sehingga nomor absen kami ikuti nomor yang ada di meja," tandasnya.
Sementara itu salah satu orang tua siswa, Nur Hamimah (40) mengaku telah memperbolehkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Menurutnya keputusan itu dibuat dengan mempertimbangkan pembelajaran jarak jauh selama ini.
"Kalau saya sudah perbolehkan. Ya karena sudah lama tidak sekolah. Belajar di rumah tidak semaksimal belajar di sekolah," terang perempuan asal Maguwoharjo, Sleman tersebut.
Ditanya terkait risiko yang ada, Nur menyakini bahwa pembelajaran tatap muka dapat diselenggarakan dengan aman dan nyaman. Ia juga selalu menekanakan kepada anaknya untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat dimanapun berada.
"Kita positif thinking aja, semoga risiko itu bisa ditekan seminimal mungkin. Intinya kita tetap menerapkan protokol kesehatan yang ditentukan dari manapun itu. Kita tekankan sedemikian rupa ke anak," tegasnya.
Berita Terkait
-
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kota Malang Dimulai Hari Ini
-
Senin Lusa SD dan SMP di Gresik Mulai Pembelajaran Tatap Muka
-
Pemkab Bekasi Gelar Pembelajaran Tatap Muka Secara Serentak Mulai Juli 2021
-
Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Bogor Diperpanjang
-
Masa Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Bogor Diperpanjang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo