SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia). Salah satunya dengan menggelar secara reguler vaksinasi lansia di Kantor Dinkes DIY setiap harinya.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIY Berty Murtiningsih mengatakan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di kantor Dinkes DIY tersebut sudah dimulai sejak senin lalu. Setiap harinya akan ada 100 orang lansia yang akan melakukan vaksinasi Covid-19 di tempat itu.
"Sudah mulai senin yang lalu. Ini kan kita membantu percepatan. Jadi saat ini kita berikan [vaksinasi] secara reguler setiap hari. Nah, kita minimal 100. Ini baru mencoba 100 dulu," kata Berty saat ditemui awak media di Kantor Dinkes DIY, Rabu (21/4/2021).
Berty menuturkan saat ini di semua kabupaten kota juga tengah melakukan percepatan untuk program vaksinasi lansia. Percepatan sendiri dilakukan dengan berbagai model atau skema.
Mulai dari skema pemberian vaksinasi Covid-19 secara bersama-sama atau massal seperti yang telah dilakukan di Jogja Expo Center (JEC) beberapa waktu lalu. Hingga kemudian pemberian secara kontinyu atau reguler dengan target tertentu.
Diakui Berty hingga saat ini pihaknya masih terus mencari pola terbaik untuk membantu proses percepatan itu. Termasuk dengan rencana penambahan sasaran vaksinasi lansia yang dilakukan di Kantor Dinkes DIY.
"Minggu depan akan kita tingkatkan menjadi 150 orang. Jadi kita lihat dulu kita cari polanya. Biar cepet gimana to? Oh jadwalnya. Kalau mereka datangnya tepat waktu jadwal pasti tidak banyak penumpukan dan bisa tervaksin lebih banyak orang," tuturnya.
Kabid Pengendalian dan Penularan Penyakit (P2P) Dinkes DIY menyebut bahwa vaksinasi di Kantor Dinkes DIY itu diawali dengan pendaftaran secara daring. Dengan sebelumnya untuk seluruh data pribadi serta riwayat kesehatan.
Nantinya, lansia yang bersangkutan akan diminta untuk memilih hari dan jam penyuntikan vaksin Covid-19 itu. Para lansia yang telah memilih waktu penyuntikan diharap dapat hadir tepat waktu di Kantor Dinkes DIY untuk selanjutnya mengikuti alur yang telah disiapkan.
Baca Juga: Hari Kartini, Peneliti Perempuan Ajak Masyarakat Lawan Gerakan Anti Vaksin
"Ini pakai link yang ada di medsos dan website Dinkes DIY. Di dalam link ada persyaratan seperti usia dan lain-lain lalu dia harus isi seperti biasanya. Nah jadwalnya bisa milih tanggal sekian dan jam sekian," terangnya.
Para lansia yang tidak memungkinkan untuk hadir sendiri ke Kantor Dinkes DIY bisa meminta keluarga untuk ikut menemani dan menunggu hingga pelaksanaan selesai.
Dinkes DIY sendiri juga telah menyiapkan anggotanya untuk membantu pelaksanaan vaksinasi bagi para lansia. Bahkan Dinkes DIY juga menambah personel di lapangan agar vaksinasi bagi lansia itu berjalan lancar.
Berdasarkan data resmi dari Kementrian Kesehatan, tercatat ada sebanyak 295.349 lansia di DIY yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.
Dari angka tersebut pelaksanaan vaksinasi lansia tersebut baru mencapai 21 persen untuk tahap pertama. Sedangkan pada dosis kedua juga masih jauh di bawah yakni baru hanya sekitar 7 persen dari target.
"Kalau dari sasaran itu lansia ada 295.349 orang dan saat ini sebanyak 60.816 sudah tervaksin. Ini [vaksinasi di Kantor Dinkes DIY] juga sudah termasuk upaya percepatan. Kalau target rampung Juni," tuturnya.
Berita Terkait
-
Hari Kartini, Peneliti Perempuan Ajak Masyarakat Lawan Gerakan Anti Vaksin
-
Sikap Nicholas Saputra Saat Antre Vaksinasi Disorot, Ini Penyebabnya
-
Dipuji Netizen Antre Vaksinasi Covid-19: Harta, Tahta, Nicholas Saputra
-
Pekerja Seni Ingin Vaksinasi COVID-19? Ini Jalur Mendapatkannya
-
Lansia Berumur 104 Tahun Ikut Vaksinasi COVID-19
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat
-
Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan
-
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
-
BRI Pertemukan PMI Yuni Lestari dengan Ibu Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan