SuaraJogja.id - Seorang perempuan yang tengah berlibur ke Pantai Watulawang, Tepus, Gunungkidul beberapa waktu lalu berperan penting dalam pengungkapan kasus penangkapan satwa dilindungi.
Perempuan itu adalah Eggy Shinta Pratiwi (21) yang memberanikan diri untuk mengunggah video penangkapan Penyu Lekang oleh sekelompok nelayan ke media sosial tiktok. Berkat video unggahannya tersebut tujuh orang nelayan dinyatakan terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditpolairud Polda DIY.
"Iya ngga sengaja [melihat]. Ke sana [Pantai Watulawang] cuma sekadar main untuk foto-foto aja sih," ujar Eggy kepada awak media sata ditemui di Mapolda DIY, Kamis (22/4/2021).
Eggy mengaku tidak menyangka bakal menemukan kejadian penangkapan penyu tersebut di pantai. Pasalnya ia berkunjung ke pantai hanya untuk berlibur saja dengan temannya.
"Awalnya cuma ke pantai doang, mau foto-foto. Bener-bener ngga tau kalau bakal liat penyu dan ngga tau kalau memang yang dipancing itu penyu," imbuhnya.
Ditanya lebih lanjut terkait keputusannya untuk tetap berani mengambil video tersebut, kata Eggy, memang terdapat beberapa alasan. Namun memang tidak semua alasan itu disampaikan secara gamblang ke publik agar tidak mempericuh keadaan.
Namun Eggy memastikan bahwa pengambilan video itu berlandaskan dari hati nuraninya. Terlebih memang rasa ibanya melihat penyu yang dipancing oleh nelayan tersebut.
"Ya tergerak dari hati nurani aja sih karena kasihan juga penyu-nya," ucapnya.
Walaupun sebetulnya mendokumentasikan video itu awalnya hanya refleks saja. Pasalnya, sebagai orang awam yang baru sekali melihat kejadian semacam itu maka tertarik untuk mengambil video.
Baca Juga: Perdagangkan Elang Brontok dan Binturung, Dua Orang Ditangkap Polda DIY
Bahkan saat pengambilan video itu pun Eggy mengaku sempat dilarang oleh nelayan yang memancing penyu tersebut. Namun ia tetap memberanikan diri untuk terus merekam kejadian itu.
"Namanya orang awam, baru pertama kali lihat kejadian yang kayak gitu juga jadi ya tertarik aja buat ngevideo. Kan juga sebenarnya awalnya dilarang karena semakin dilarang itu semakin kayak 'emang ini apa' terus oh baru pas agak ke pesisir itu baru ngeh ternyata itu penyu," terangnya.
Eggy memang tidak melihat secara penuh proses pemotongan daging penyu itu oleh beberapa nelayan tadi. Namun sepengamatannya saat itu hanya ada satu penyu berukuran lumayan besar yang terkena pancing.
Atas kejadian tersebut Eggy berharap pemerintah dapat lebih memperketat pengawasan terhadap satwa dilindungi yang ada di Indonesia. Namun tidak lupa untuk terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Termasuk dengan jenis-jenis satwa terlebih dalam kasus ini adalah penyu.
"Karena edukasi untuk masyarakat itu juga penting. Jadi tidak hanya salah dari masyarakatnya tapi diharap pemerintah juga harus ikut berperan besar di dalamnya," harapnya.
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi
-
Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan
-
Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan