SuaraJogja.id - Informasi terbaru dari kepolisian mengungkap bahwa sate beracun yang menewaskan seorang bocah SD di Bantul ternyata sebenarnya ditargetkan untuk seorang polisi. Selain itu, masih ada 3 temuan lainnya dari kasus tersebut.
Di sisi lain, seorang wanita paruh baya di Gunungkidul ditemukan meninggal di rumah PNS yang diduga adalah selingkuhannya. Sementara itu, pelaku pelecehan seksual yang kehabisan bensi telah meminta maaf dan tidak ditahan karena permasalahan diakhiri dengan jalan damai.
Tak kalah mencuri perhatian pembaca, habis ratusan juta, Marshel Widianto memperlihatkan rumahnya setelah direnovasi. Simak di bawah ini 5 berita terfavorit pada Minggu (2/5/2021) dari SuaraJogja.id:
1. 5 Wujud Rumah Marshel Widianto Usai Direnovasi Hingga Ratusan Juta Rupiah
Komedian yang tengah naik daun Marshel Widianto baru saja merenovasi rumahnya yang nilainya mencapai ratusan juta.
Seperti diketahui, sosok Marshel Widianto dalam waktu belakangan kerap menghiasi layar kaca. Gaya lawakannya yang mentertawakan kemiskinan membuatnya kini jadi salah satu komedian yang sukses.
2. Anggota Polisi Diduga Jadi Target Sate Beracun, Ini Kata Polres Bantul
Baca Juga: 4 Temuan Terkini Kasus Sate Beracun di Bantul, Targetnya Anggota Polisi
Kasus sate beracun yang menewaskan bocah SD di Bantul perlahan membuka sejumlah fakta baru. Kabar terbaru, sasaran yang awalnya jadi penerima sate tersebut diduga dialamatkan kepada seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polresta Yogyakarta.
Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan bahwa sosok yang jadis sasaran penerima sate mengandung racun jenis c ini memang bertugas di Polresta Jogja.
3. Wanita Paruh Baya Asal Paliyan Meninggal di Rumah PNS Diduga Selingkuhannya
Berita Terkait
-
4 Temuan Terkini Kasus Sate Beracun di Bantul, Targetnya Anggota Polisi
-
Anggota Polisi Diduga Jadi Target Sate Beracun, Ini Kata Polres Bantul
-
Ada Sianida di Sate Beracun Bantul, Farmakologi UGM: Racunnya Mudah Didapat
-
Meninggal Makan Sate Beracun, Naba Sempat Disiapkan Jadi Guru Ngaji
-
Sate Beracun Tewaskan Bocah, Ahli Ungkap Bahaya Sianida ke Jantung dan Otak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan