SuaraJogja.id - Menjelang berlakunya secara efektif larangan mudik, Polres Sleman tercatat telah memeriksa ratusan kendaraan di pos pengawasan perbatasan pintu masuk DIY. Dalam pemeriksaan itu puluhan kendaraan dipaksa putar balik karena tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Anang Tri Novian mengungkapkan pemeriksaan kendaraan di perbatasan pintu masuk DIY yang ada di Sleman dilakukan di dua tempat. Di antaranya adalah pos pengawasan perbatasan di Prambanan dan Tempel.
"Iya sudah ada yang dipaksa putar balik karena tidak membawa rapid antigen," kata Anang saat dihubungi awak media, Selasa (4/5/2021).
Berdasarkan rekapitulasi data yang dimiliki oleh Polres Sleman dengan pemeriksaan kendaraan pada 2 dan 3 Mei 2021 kemarin terdapat sejumlah kendaraan yang diperiksa.
Pada Minggu (2/5/2021) tercatat di Pos Prambanan sebanyak 57 kendaraan diperiksa oleh jajaran kepolisian. Dari jumlah itu sebanyak 4 kendaraan harus diminta untuk putar balik.
Selain itu ada juga 5 orang mendapatkan fasilitas pengecekan rapid tes antigen di pos perbatasan.
Sedangkan pada hari yang sama di Pos Tempel, sejumlah 67 kendaraan telah diperiksa oleh petugas. Dari jumlah tersebut 15 kendaraan harus diputarbalikkan karena tidak melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
Di Pos Tempel sendiri saat itu tercatat 8 orang yang diperiksa menggunakan rapid antigen oleh petugas di sana.
Sementara itu pada Senin (3/5/2021) untuk di Pos Prambanan mencatat sebanyak 45 kendaraan yang diperiksa. Dari jumlah itu 4 kendaraan harus terima untuk diminta putar balik.
Baca Juga: Perketat Perbatasan, Polres Sleman Tilang Travel Gelap Muatan Pemudik
Sedangkan 5 orang pelaku perjalanan saat itu secara acak dilakukan pengetesan dengan rapid tes antigen.
Untuk di Pos Tempel pada hari yang sama atau Senin kemarin, 67 kendaraan diperiksa oleh petugas yang berjaga di pos penyekatan perbatasan DIY itu. Dari jumlah tersebut petugas memaksa 15 kendaraan putar balik dan melakukan tes kepada 8 orang.
Totalnya dari dua hari tersebut, sebanyak 236 kendaraan yang akan masuk ke wilayah DIY sudah diperiksa di pos perbatasan. Dengan jumlah 38 kendaraan yang harus putar balik dan 26 orang pelaku perjalanan yang dicek rapid tes antigen di lokasi.
Sebelumnya amankan travel gelap
Selain memutarbalikan sejumlah kendaraan yang akan masuk, jajaran Polres Sleman juga mendapati kendaraan yang digunakan sebagai travel gelap.
Dari temuan tersebut Polres Sleman telah mengamankan satu buah kendaraan yang diduga digunakan sebagai travel gelap. Kendaraan berplat hitam itu kini harus mendekam di Mapolres Sleman hingga momen lebaran 2021 usai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun, Perkuat Dukungan pada Program Perumahan Nasional
-
Okupansi Hotel Tak Maksimal saat Libur Lebaran, Wakil Wali Kota Jogja Ungkap Penyebabnya
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Fuso Berkah Ramadan, Sun Star Motor Sleman Beri Diskon Servis hingga 20 Persen
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk