Di Mapolres Gunungkidul mediasi kembali dilakukan di mana sopir mobil Damkar tersebut sepakat memberikan ganti rugi kepada korban yang mengendarai mobil Avanza. Namun berapa ganti rugi yang ia bayarkan, Jarwan enggan menyebutnya secara detail.
Jarwan mengaku, dirinya sudah melakukan semua prosedur terkait pengemudian mobil Damkar di jalan raya. Ketika sedang bertugas memburu ke lokasi kebakaran, ia selalu menyalakan sirene dan menyalakan lampu strobo. Hal tersebut sebagai tanda mereka terburu-buru menuju ke lokasi kebakaran.
Jarwan mengaku sudah lama bekerja menjadi Tenaga Harian Lepas (THL) di Unit Pemadam Kebakaran. Sehingga ia memahami semua prosedur yang harus dijalankan dalam mengoperasionalkan mobil pemadam kebakaran ketika dalam keadaan darurat.
"saya tagaskan bahwa kami telah memantuhi prosedur yang ada dan tidak ugal-ugalan. Masyarakat harus memahami tugas kami," paparnya.
Sang sopir pun mengaku tidak mempermasalahkan ganti rugi tersebut lantaran telah diselesaikan secara kekeluargaan di Mapolres Gunungkidul. Jarwan menandaskan persoalan tersebut sudah selesai dan tidak perlu diperpanjang lagi karena sudah ada kesepakatan diselesaikan secara kekeluargaan.
Ia menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk saling menyadari ketika mobil Pemadam Kebakaran yang sedang melaksanakan tugas apalagi melintasi jalan raya. Karena dalam undang undang sudah ditegaskan jika mobil pemadam kebakaran menjadi salah satu yang diprioritaskan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho menuturkan, pasca kejadian tersebut beberapa petugas damkar mengadu tentang kejadian kemarin. Pihaknya pun akan segera berkoordinasi dengan stake holder lain untuk agar persoalan tersebut tidak kembali terulang.
" UU Lalu lintas jelas memberikan prioritas mobil damkar dalam menjalankan tugasnya. Dengan adanya peristiwa ini akan menjadi catatan kurang baik dan trauma bagi petugas damkar. Maka saya mohon saling menghormati tugas dan kewajiban, patuh pada aturan yang berlaku dan berikanlah toleransi bagi para petugas Pemadam yang baru menjalankan tugasnya baik dilokasi maupun perjalanan yang melintasi jalan raya," kata Heri.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Dua Rumah di Gunungkidul Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta Lebih
Berita Terkait
-
Dua Rumah di Gunungkidul Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta Lebih
-
Masuk Bulan Syawal, Jumlah Pasangan di Gunungkidul yang Mau Menikah Meroket
-
Mobil Patroli Polsek Gedangsari Jatuh ke Jurang, 3 Anggota Polisi Terluka
-
Meski Ada Larangan, Takbir Keliling Masih Banyak Ditemukan di Gunungkidul
-
Top 5 SuaraJogja: Warga Belanda Masuk Islam Tonton Gus Miftah di Gereja
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan