SuaraJogja.id - Berbagai rumah sakit di Jogja telah membuka layanan vaksinasi Covid-19 gratis, begitu juga dengan RS Ludira Husada Tama.
Syaratnya, ada tiga kategori usia yang boleh menerima vaksin Covid-19 secara gratis: usia 60 tahun ke atas atau lansia, usia 50-59 atau pralansia dengan domisili DIY, dan usia 18-49 tahun dengan membawa 2 calon peserta vaksin di atas 50 tahun; prioritas untuk warga yang berdomisili di DIY.
Selain usia, persyaratan penerima vaksin di RS Lodira Husada Tama Jogja juga digolongkan berdasarkan profesi karyawan, pelaku usaha, atau pelayan publik.
Persyaratan umumnya antara lain berusia 18 tahun ke atas dan kantor atau tempa usaha berada di wilayah Kota Yogyakarta. Adapun sejumlah persyaratan berbeda untuk masing-masing profesi.
Program vaksinasi Covid-19 di RS Ludira Husada Tama ini dibuka setiap Senin sampai Sabtu pukul 08.00-11.00 WIB di lantai I rumah sakit.
Vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca, dan kuota setiap harinya adalah 50 peserta vaksin. Pendaftaran bisa dilakukan pada H-1 melalui nomor 0812 2986 2936. Untuk persyaratan dan informasi lebih lanjut, simak unggahan RS Ludira Husada Tama di bawah ini:
Berita Terkait
-
Kuota Sehari 150, Simak Persyaratan Daftar Vaksin Covid-19 di RS Panti Rapih Jogja
-
CEK FAKTA: Video Sri Mulyani Pencitraan Suntik Vaksin Padahal Tak Ada Isinya, Benarkah?
-
Warga Pekanbaru Kecewa, Bus Layanan Vaksin Utamakan Suntikan Dosis Kedua
-
28.400 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong
-
Daftar Lokasi Vaksinasi COVID-19 Gratis di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup