SuaraJogja.id - Tanjakan maut Sambeng yang berada di Kalurahan Sambirejo Kapanewon Ngawen Gunungkidul kembali memakan korban. Kali ini, sebuah truk terjungkal masuk ke jurang sedalam 20 meter di tanjakan yang berada di Jalan Cawas - Ngawen tersebut Selasa (6/7/2021) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena sopir bersama kernetnya berhasil meloncat sebelum truk sampai ke dasar jurang. Namun minuman dalam kemasan yang dibawa truk tersebut berserakan di dasar jurang.
Kapolsek Ngawen AKP Parliska Febrinanto ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Kecelakaan tersebut terjadi Selasa malam sekira pukul 19.00 WIB. Saat itu sebuah Truk Hino L-9681-UN bermuatan minuman dalam kemasan melaju dari arah Klaten menuju ke Gunungkidul.
"Truk itu nekat melewati tanjakan Sambeng yang cukup tinggi. Padahal biasanya kami melarang mobil bermuatan melewati tanjakan itu,"papar Parliska, Selasa (6/7/2021) malam.
Kemungkinan besar, sopir truk menggunakan google map ketika akan menuju ke Gunungkidul, sehingga jalur tercepat memang melalui Tanjakan Sambeng yang memiliki kemiringan mencapai 60 derajat lebih.
Sesampai di lokasi kejadian, nampaknya sang sopir Budijono (53) warga Gondanglegi, Beji, Pasuruhan tak begitu menguasai medan. Budijono telat mengoper perseneling ke gigi lebih rendah di saat mulai menanjak. Akibatnya truk tak kuat sampai di atas.
"Truk tak kuat melumat tanjakan maut tersebut,"ujarnya.
Truk akhirnya berjalan mundur, dan upaya sopir untuk mengerem laju truk nampaknya tak berhasil. Sang kernet Ilham (17) warga Gondanglegi Pasuruhan langsung loncat dan berusaha mencari kayu atau batu untuk mengganjal truk tersebut.
Namun nahas, sebelum mendapat batu untuk mengganjal ban, truk sudah terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman kurang lebih 20 meter. Sang sopir berhasil meloncat sebelum truk sampai ke dasar jurang.
Baca Juga: PPKM Darurat, Satpol PP Gunungkidul Batalkan Acara Pelantikan Pamong Desa
"Sopirnya selamat tapi mengalami luka di kepala bagian belakang,"ungkapnya.
Akibat peristiwa tersebut, badan truk mengalami kerusakan cukup parah sementara minuman kemasannya berserakan di dasar jurang. Beruntung sang sopir selamat meski mengalami luka di kepala bagian belakang.
Sopir truk tersebut langsung mereka bawa ke rumah sakit di Klaten. Pihaknya memutuskan untuk mengevakuasi truk tersebut mulai hari Rabu (7/7/2021). Mengingat medan yang cukup sulit evakuasi tidak bisa dilakukan Selasa malam.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku