SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman menutup fasilitas umum sarana olahraga di sekitar lapangan Pemkab Sleman. Penutupan berlaku bagi kegiatan olah raga, senam maupun lintasan jogging track.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman Agung Armawanta mengatakan, penutupan dilakukan sesuai Instruksi Bupati No.17 dan 18 tahun 2021.
Tujuannya, untuk menghindari kerumunan demi mencegah penyebaran virus Covid-19, di masa PPKM Darurat.
Penutupan dilakukan karena setiap pagi maupun sore masyarakat menggunakan fasilitas di sana untuk berolahraga. Demikian pula pegawai Pemkab Sleman yang memanfaatkannya setiap Jumat pagi.
"Kami telah membuat edaran kepada kepala OPD dan seluruh ASN serta karyawan Pemkab Sleman. Dimohon mulai Jumat (16/7/2021) tidak berolahraga di lapangan Pemda dan sekitarnya. Agar tidak menjadi kerumunan," ujarnya.
Selama ini, kata Agung, banyak masyarakat yang juga masih berolahraga dan tidak bermasker.
Ia berterimakasih atas partisipasi segenap pihak untuk ikut menurunkan angka penularan Covid-19.
"Silakan tetap berolahraga ringan di rumah masing-masing untuk menjaga kesehatan," terangnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Pasutri di Sleman Meninggal Saat Isoman, Pemulasaraan Jenazah Sempat Antre Berjam-jam
Berita Terkait
-
Vaksinasi Anak Digelar, 400 Anak Sleman Dapat Imunisasi Covid-19 Pertamanya
-
Hotel di Sleman Tawarkan Paket Isoman, Dongkrak Okupansi di Tengah Pandemi
-
Sleman Ubah Inbup Penerapan PPKM Darurat, Tak Boleh Ada Hajatan
-
Beban Nakes Overload, RS di Sleman Dibantu Relawan dari Perguruan Tinggi
-
Pasutri di Sleman Meninggal Saat Isoman dan Antre Lama Pemulasaraan Jenazah
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!