SuaraJogja.id - Papo Foundation, sebuah yayasan nonprofit yang membantu membiayai anak kurang mampu untuk sekolah, berencana untuk membantu Reli dan Anung Duta Kusuma (9).
Mereka berdua adalah kakak beradik yang tinggal di sebuah rumah yang ada di sempadan Pantai Pelangi, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul.
Pengelola Papo Foundation Addy Kurniawan menyatakan, sejauh ini pihaknya baru melakukan survei kepada dua anak itu.
Lantas, apabila mereka dinilai memenuhi syarat, maka bisa memperoleh bantuan untuk biaya sekolah.
"Semisal nanti dirasa layak untuk dapat bantuan ya akan diberi," kata Kodik, sapaan Addy, kepada SuaraJogja.id, Kamis (22/7/2021).
Dijelaskannya, bantuan biaya sekolah akan dibayarkan langsung ke pihak sekolah. Tujuannya agar sesuai peruntukannya.
"Bantuan biaya sekolah langsung dibayarkan ke sekolahnya, tidak ke muridnya," ucapnya.
Terlebih, uang tersebut berasal dari kelompok atau masyarakat yang ingin memberi donasi, sehingga harus ada laporan pertanggungjawaban soal uang yang telah diberikan.
"Setiap ada uang yang masuk ke kami pasti dilaporkan ke donator sebagai bentuk transparansi. Saya selalu print rekening koran dan bukti pembayaran ke sekolah," katanya.
Baca Juga: Viral Kisah Bocah di Bantul Cari Botol Bekas, Begini Fakta Sebenarnya
Adapun jumlah anak asuh yang telah dibantu dalam urusan pendidikan berjumlah sembilan orang. Dari sembilan siswa tersebut, enam diantaranya laki-laki dan tiga perempuan.
"Salah satu anak asuh yang perempuan bernama Tiara sudah lulus SMK tahun ini. Dua lainnya masih SD dan SMP, sedangkan enam siswa lainnya ada yang SD sampai SMA," paparnya.
Sebelumnya, viral di media sosial bocah bernama Anung (9) sedang mencari botol air mineral bekas dan kardus di sebuah toko modern di Jalan Parangtritis pada Minggu (18/7/2021) malam.
Saat itu Anung bertemu dengan Rengga yang kebetulan sedang membeli minum.Lalu Rengga mengajaknya berbicara dan merekam obrolannya.
Rekam itu pun dia unggah di Facebook, tepatnya di grup Info Cegatan Jogja (ICJ). Unggahan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Bocah di Bantul Cari Botol Bekas, Begini Fakta Sebenarnya
-
Bantul Terapkan PPKM Level 4, Begini Aturan Lengkapnya
-
Seratus Hewan Kurban di Kabupaten Bantul Terindikasi Mengandung Cacing Hati
-
Covid-19 Varian Delta Masuk ke Bantul, Ditemukan Tiga Kasus
-
Cerita Dukuh Manding, Support dan Penuhi Kebutuhan Warga saat Isoman
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!
-
Rekayasa Lalu Lintas Situasional Diterapkan di Jogja: Waspada 75 Ribu Kendaraan Arus Balik Hari Ini!
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Viral! Google Maps Sesatkan Pemudik Lebaran ke Jalan Sawah, Arus Balik Mencekam di Tengah Padi
-
5 Tips Agar Tiket Jambi Jakarta Bisa Lebih Menguntungkan