RS Sardjito Sarankan Tanaman Herbal untuk Pasien Isoman, Ada yang Bisa Cegah Badai Sitokin
Alasannya, pada pasien yang terpapar Covid-19, tubuhnya secara alamiah membentuk antibodi dan bisa bertahan selama 3 bulan. Vaksin diberikan tiga bulan kemudian karena asumsinya kadar antibodi sudah menurun dalam waktu 3 bulan.
Alasan lainnya, jarak waktu 3 bulan itu bertujuan untuk pemerataan distribusi vaksin, agar semua pihak dari semua kalangan bisa dapat vaksin.
"Tujuan vaksinasi ada dua. Pertama mencegah, tetapi ini tidak menjadi jaminan 100% karena bisa saja antibodi tak bisa meradifikasi semua virus yang masuk. Dengan demikian maka ada tujuan kedua, yaitu kalau kena penyakit itu gejala yang dialami tidak berat," ucap Ika.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Saat PPKM, Kematian Pasien Isoman COVID 19 Meningkat
-
Sehari sampai 3 Jenazah, Petugas Pemulasaraan Jakarta Akui Banyak Pasien Isoman Meninggal
-
Tak Hanya Bantu Cukupi Kebutuhan Warga Isoman, "Sebisanya" Turut Berdayakan Petani
-
4 Cara agar Pasien Isoman Cepat Pulih
-
Cerita Dukuh di Bantul Kunjungi Warga Isoman untuk Jaga Kondisi Mental: Hilangkan Stigma
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa