Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 02 Agustus 2021 | 14:58 WIB
Salah satu warga mengisi tabung oksigen di Lapangan Parkir Grand Pacific Hall, Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman, Senin (2/8/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Untuk saat ini kita perkirakan satu bulan untuk layanan. Karena kita punya pengharapan tentunya Covid-19 menurun sehingga layanan ini tidak perlu diperpanjang," ucapnya.

Salah satu warga yang datang untuk mengisi oksigen, Amadea Nanda Wijaya (18), mengaku menyambut baik aksi sosial ini. Pasalnya ia memang sangat membutuhkan oksigen untuk saudaranya yang terpapar Covid-19.

"Untuk satu orang, saudara. Kemarin ada nakes kebetulan terkena paparan Covid-19," ujar Nanda.

Warga Jogonalan, Kasihan, Bantul itu mengatakan sudah berkeliling Jogja demi mengisi tabung oksigen miliknya. Namun keterbatasan suplai oksigen di semua tempat membuatnya kesulitan mendapatkan oksigen.

Baca Juga: 5 Ciri Ikan Cupang akan Mati Beserta dengan Penyebabnya

"Udah habis semua muter se-Jogja itu habis rata-rata. Kemarin saya cari dari 2 minggu yang lalu. Kemarin dapet tapi ngga penuh, cuma setengah tabung itu. (Yang penuh baru ini) iya," ungkapnya.

Nanda yang mendapatkan informasi pengisian oksigen gratis ini dari temannya langsung mendaftarkan diri. Menurutnya, pendaftaran pun tidak menyulitkan selagi sudah memiliki persyaratan yang ada

"Dari kemarin kan nyari oksigen buat itukan, udah muter-muter ngga ada. Terus dapat info dari, ada poster dari GRII ini ternyata ada pengisian gratis tapi melalui pendaftaran online, nah itu saya coba ternyata bisa," terangnya.

Foto: Salah satu warga yang mengisi tabung oksigen di Lapangan Parkir Grand Pacific Hall, Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: Regulator Tabung Oksigen Langka di Kepri, Relawan Terpaksa Beli Dari Singapura

Load More