SuaraJogja.id - Pelajar SMAN 3 Bantul menjalani vaksinasi pada hari ini. Kegiatan tersebut merupakan upaya percepatan capaian vaksinasi di Bantul agar tercipta kekebalan komunitas atau herd immunity.
Siswa SMAN 3 Bantul, Laurensia Nefertiti, mengaku bahwa vaksinasi penting karena remaja seusianya sering berkumpul bersama teman-temannya. Itu sebagai bentuk antisipasi agar tidak tertular Covid-19.
"Kami rentan karena memang sering kumpul sama teman-teman. Jadi ini untuk antisipasi," ungkap Laurensia, Kamis (12/8/2021).
Selain itu, kata dia, sebagai pelajar penting untuk divaksin supaya bisa segera sekolah secara tatap muka. Dengan disuntik vaksin akan terbentuk kekebalan tubuh.
"Terutama kekebalan tubuh bakal terbentuk kalau sudah divaksin dan bisa segera sekolah secara luring lagi," katanya.
Katanya, setelah divaksin ia tidak merasa sakit, ia divaksin atas kesadaran diri sendiri.
"Sudah divaksin begini jadi lebih mudah kalau mau pergi kemana-mana," terangnya.
Kapolres Bantul, AKBP Ihsan mengatakan, kegiatan vaksinasi ini untum mempercepat vaksinasi kepada remaja. Hari ini adalah launching pertama vaksinasi bagi pelajar.
"Tentu ke depannya kami akan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah lain untuk kegiata seperti ini," katanya.
Baca Juga: BIN Siapkan 50 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Pelajar dan Door to Door di 14 Provinsi
Diakuinya, anak sekolah mobilitasnya cukup tinggi sehingga rentan terpapar virus corona saat berada di luar rumah. Meski mungkin orang tuanya di rumah tapi mereka pergi kemana-mana.
"Kalau mereka sudah divaksin akan mengurangi risiko tertular Covid-19. Maka risiko itu harus dikurangi," ujarnya.
Berita Terkait
-
BIN Siapkan 50 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Pelajar dan Door to Door di 14 Provinsi
-
Vaksin Jadi Syarat PTM, Bantul Kebut Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar
-
Tak Terlalu Populer di Kalangan Petani, 3 Jenis Labu Ini Banyak Diburu Saat Pandemi
-
Satgas Klaim Pasien Covid-19 Sembuh di Bantul 1.611 Orang
-
Tega! Perawat Ini Suntik 8.600 Lansia dengan Vaksin Palsu Berisi Air Garam
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
Terkini
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik
-
Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak
-
Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar