Akhmadi mengatakan pihaknya meragukan dengan foto itu. Pasalnya, kondisi yang ditampilkan di foto diragukan bukan kondisi sekarang, seperti kondisi rumput yg masih terlihat banyak.
"Padahal saat ini hampir tidak ada rumput karena erupsi yang sering terjadi akhir ini. Kemudian kondisi puncak jauh berbeda dengan kondisi puncak saat ini," terang dia.
Lebih lanjut, kata Akhmadi kondisi bebatuan juga demikian berbeda dengan kondisi saat ini.
"Saat ini kondisi puncak dominan putih atau abu-abu karena terus terkena material erupsi yang saat ini relatif rutin terjadi," jelas dia.
Pihaknya juga sudah mengecek cctv yang ada di jalur menuju Pasar Bubrah. Hasilnya tidak ada pendaki terekam kamera tersebut.
Disinggung apakah foto itu hoaks, Akhmadi tidak mau berspekulasi lebih. Menurutnya kondisi foto dengan kondisi saat ini jauh berbeda.
"Yang jelas, menurut kami foto itu tidak menggambarkan kondisi merapi saat ini," jelas Akhmadi.
Berita Terkait
-
Gunung Merapi Kerap Ekstrusi pada Agustus, BPPTKG: Itu Merupakan Fase Erupsi
-
Update Merapi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,3 Kilometer ke Arah Kali Bebeng
-
Masuk Fase Keluarnya Magma, Gunung Merapi Berstatus Siaga
-
Diterjan Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi, Ini Kondisi Magelang
-
Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Beberapa Wilayah Ini Kembali Diguyur Hujan Abu
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku