SuaraJogja.id - Sebuah rantai berukuran raksasa ditemukan di sebuah dam, tepatnya di Pedukuhan Ngancar Kidul, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Diketahui rantai tersebut panjangnya sekitar 30 meter dengan bobot hampir mencapai dua ton.
Carik Sendangsari Zuhcri Saren Satrio mengungkapkan, rantai itu ditemukan pada 28 Agustus 2021. Awal mulanya saat itu sedang dilakukan normalisasi sungai yang mempertemukan sungai Bedog dan Progo.
"Waktu dikeruk menggunakan backhoe tiba-tiba terganjal sebuah benda yang ternyata rantai raksasa," ujarnya saat dikonfirmasi SuaraJogja.id, Kamis (2/9/2021).
Mengetahui adanya rantai raksasa, warga yang ada di lokasi lantas berupaya memindahkannya. Namun rupanya berat rantai yang mencapai dua ton tidak mudah untuk dievakuasi.
"Sebab rantai ditemukan dalam posisi tak beraturan, sehingga perlahan-lahan harus mengurainya," tuturnya.
Kala ditanya apakah rantai raksasa itu merupakan peninggalan zaman Belanda, ia mengaku tidak tahu pasti. Saat ini rantai itu diletakkan di komplek taman Ngancar.
"Rantainya saat ini ada di Taman Ngancar sampai ada pihak yang berwenang menelitinya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui perihal temuan rantai raksasa tersebut. Meski begitu, belum ada tindak lanjut untuk menelitinya.
"Kami sudah dapat laporan soal penemuan rantai raksasa itu, tapi belum sempat kami cek karena hari ini baru saja meninjau penemuan wajan raksasa kemarin," ujarnya.
Baca Juga: Belum Ditetapkan Cagar Budaya, Wajan Raksasa Bakal Diteliti Dinas Kebudayaan Bantul
Menurut Eko, penemuan dua benda berukuran raksasa dalam waktu berdekatan itu hanya kebetulan. Ihwal penyebabnya ia tak bisa menjelaskan.
"Momen ketemunya saja yang berdekatan. Enggak ada kaitannya dengan apapun," katanya.
Berita Terkait
-
Belum Ditetapkan Cagar Budaya, Wajan Raksasa Bakal Diteliti Dinas Kebudayaan Bantul
-
Penemuan Wajan Raksasa di Bantul, Ternyata Ini Fungsinya
-
Perhatian: Tempel Pajangan di Dasbor Mobil Bisa Picu Bahaya
-
Viral Tampah Bambu Jadi Pajangan Rumah, Harganya Bikin Melongo
-
Tak Mahir Renang, Sulastiyono Tewas Tenggelam saat Mancing di Sungai Progo
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir