Eleonora PEW
Kamis, 09 September 2021 | 15:05 WIB
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Jl. Rotowijayan, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Jogja, DIY. (Kratonjogja.id/Solopos)

Sementara itu bagi umat Hindu di India, pohon tanjung dianggap suci. Berbagai cerita religi dan literatur Sansekerta kuno pun kerap memunculkan keberadaan pohon tanjung.

Saking sucinya, pada prasasti Siwagrha (856 M), pohon tanjung bahkan dianggap sebagai tangga bagi dewa yang turun ke bumi.

3. Gayam

Pohon gayam (Inocarpus edulis) ditanam di sepanjang Jalan Margatama, Malioboro, hingga Margamulya, yang membentang dari Tugu Golong Gilig hingga ke Titik Nol Yogyakarta.

Bukan cuma di situ, di sebelah selatan Bangsal Pagelaran pada jalan menuju Siti Hinggil dan di Alun-Alun Selatan juga terdapat pohon gayam.

Pohon dengan sistem perakaran yang dalam dan padat, tajuk daun yang lebar, dan bunga yang wangi ini mampu menyimpan dan menjernihkan air.

Kawasan Malioboro yang diusulkan sebagai sumbu filosofi ke UNESCO. [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Nama gayam sendiri hampir sama dengan gayaman, yakni bentuk warangka keris yang sama dengan buah pohon gayam, bulat sedikit meruncing.

Untuk makna filosofisnya, pohon gayam Keraton Jogja merupakan simbol ayem, atau rasa damai dan tenang di hati.

Baca Juga: 8 Tempat Wisata di Jogja Terbaik 2021, Wajib Dikunjungi Pelancong Hits

Load More