SuaraJogja.id - Ilmuwan UGM, Prof Adi Utarini baru saja didapuk sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di dunia 2021 versi Majalah Time.
Ulasan mengenai Prof Adi Utarini ditulis langsung oleh Melinda Gates yang tak lain salah seorang filantropis dan juga sosok terkaya di dunia.
Dikutip lewat akun Instagram Adi Utarini, ia mengaku berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Melinda Gates.
Ia mengisahkan bertemu dengan mantan istri dari Bill Gates itu pada 2017 silam. Dalam perjumpaan itu, Adi mengungkap sempat ragu akan keampuhan nyamuk wolbachia buatannya untuk menurunkan kasus DBD di wilayahnya yakni di Yogyakarta.
"21 Maret 2017. Melinda dan Sue datang mengunjungi proyek kami untuk pertama kalinya. Mereka berdua berbincang dengan masyarakat di Kalurahan Kricak Yogyakarta dengan sangat rendah hati. Saat itu, kita tidak tahu bahwa Wolbachia Ae. aegypti mampu menurunkan 77% kejadian DBD dan 86% rawat inap akibat DBD di Kota Yogyakarta," ucapnya.
Tapi fakta mengejutkan muncul. Semenjak fase ketiga pemberian bakteri wolbachia, kasus DBD di Yogyakarta turun drastis.
Dalam kesempatan lain Adi Utarini menyebut bahwa hasil penurunan kasus secara drastis itu pencapaian luar biasa.
"Terdapat penurunan sebesar 77 persen kasus dengue, di wilayah intervensi dengan nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia. Arti dari angka 77 persen ini kalau kita berpikir dalam konteks penyakit menular, maka penurunan ini sangatlah berarti. Ini penurunan yang luar biasa," kata Adi Utarini dalam sesi penjelasan resmi kepada media di Yogyakarta, Rabu (26/8/20) lalu.
Baca Juga: 57 Pegawai KPK Dipecat, Pukat UGM: Respons Presiden Cermin Komitmen Berantas Korupsi Lemah
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
Data Tak Akurat Bisa Bikin Kebijakan Salah Arah, Warga DIY Diajak Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026
-
DPRD Kritik Kesiapan Liburan di Jogja, Wisatawan Terancam Kesulitan Akses ke Malioboro
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban