Setiap malam Jumat hingga pukul 04.00 WIB pun mereka menggelar doa dan ritual khas Kerajaan Ubur-Ubur untuk mendapatkan uang di dua bank tersebut. Menurut warga sekitar, kegiatan zikir tengah malam yang mereka lakukan cukup meresahkan, apalagi dengan pakaian rumah biasa, bukan pakaian Muslim seperti sewajarnya.
Aisyah kemudian dijerat dengan UU ITE dan divonis 5 bulan penjara. Kerajaannya, dengan pengikut sebanyak 20 orang, kemudian dibubarkan.
Diawali dengan gerakan kultural mistis di Desa Pogung Juru Tengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terbentuklah sebuah negara fiktif bernam Keraton Agung Sejagat.
Gerakan tersebut didirikan pada 2018 oleh seorang pria bernama Totok Santoso Hadiningrat, dengan nama asli KTP R Toto Santoso, beserta Fanni Aminadia alias Dyah Gitarja.
Toto Santoso mengaku mendapat wangsit untuk mendirikan kerajaan yang mewarisi kekuasaan Majapahit pada 2018 hingga kemudian berhasil mengumpulkan 450 pengikut.
Keraton Agung Sejagat mulai terkenal karena acara wilujengan lengkap dengan pakaian ala kerajaan pada Januari 2020. Lokasi keraton itu pun sempat mendatangkan banyak pengunjung, dengan sebuah batu prasasti sebagai ikonnya.
Namun tak lama kemudian, terbongkar bahwa pendirian keraton merupakan modus penipuan, untuk mengumpulkan uang dari para pengkikutnya.
Raja dan ratu "keraton" pun ditangkap dan dijerat pasal penipuan. Mereka bebas pada 15 Maret 2021.
Baca Juga: Viral Kerajaan Angling Darma, Bupati Pandeglang Sebut Halu Saat Pandemi
4. Sunda Empire
Tak lama setelah kasus penipuan Keraton Agung Sejagat, muncul kelompok di Bandung, Jawa Barat yang menamai diri mereka Sunda Empire.
Berbagai pernyataan kontroversial disampaikan petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana. Di antaranya mengklaim Pentagon di Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berasal dari Bandung hingga menyebut Jack Ma dan Bill Gates akan bergabung dengan Sunda Empire.
Mereka pun mengklaim menguasai dunia serta mampu menyelamatkan Bumi dan menghentikan perang nulkir, juga memprediksi kekuasaan negara seluruh dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020.
Dengan seragam layaknya tentara, mereka menyebut dunia dibagi atas 6 teritorial yang seluruhnya berada di bawah kekuasaan mereka dan wilayah Nusantara bukan hanya Indonesia, melainkan juga mencakup 54 negara yang membentang dari Australia hingga Korea.
Tiga petinggi Sunda Empire kemudian menjadi terdakwa: Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum, dan Raden Rangga Sasana. Mereka dinyatakan terbukti bersalah menyebarkan berita bohong hingga menimbulkan keonaran pada Oktober 2020 dan dijatuhi hukuman 2 tahun penjara, tetapi sudah bebas pada April 2021 setelah mendapat asimilasi.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Kerajaan Angling Darma, Bupati Pandeglang Sebut Halu Saat Pandemi
-
Kerajaan Angling Darma di Pandeglang Viral, Begini Klarifikasi Terbaru Pengikutnya
-
Viral Kerajaan Angling Darma di Pandeglang, Raja Punya 4 Istri dan Suka Bantu Warga Miskin
-
4 Fakta Raja Kerajaan Angling Darma di Pandeglang, Iskandar Jamaludin Firdos
-
Geger Sunda Empire Jadi Soal Ulangan Sekolah, Siapakah Pendiri Sunda Empire?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Efisiensi Anggaran Pertahanan Diusulkan, Pakar Ingatkan Jangan Korbankan Kesiapan Alutsista
-
Menteri LH Akui Negara Kecolongan, Siap Tindak Tegas Perusak Alam Usai Berguru ke Sultan Jogja
-
SD Negeri Banyak yang Kekurangan Murid, Pemerintah Siapkan Opsi 'Regrouping'