SuaraJogja.id - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Kwintarto Heru Prabowo meminta para pelaku wisata yang tempatnya belum dibuka untuk bersabar.
Sembari menunggu penambahan kuota pembukaan tempat wisata, lanjutnya, pihaknya tengah mengupayakan agar tempat wisata lainnya guna mendapat QR code PeduliLindungi dan sertifikat CHSE. Ada 64 tempat wisata yang diusulkan untuk mendapat QR Code PeduliLindungi.
"Kami memfasilitasi pembuatan QR code PeduliLindungi untuk 64 destinasi yang kami usulkan. Upaya-upaya ini kami lakukan maksimal dari QR code sampai sertifikat CHSE," katanya, Kamis (23/9/2021).
Ia menuturkan, jika di akhir September ini PPKM Bantul sudah turun ke level 2, maka pembukaan destinasi wisata bisa lebih merata. Dengan begitu, destinasi wisata yang sudah diusulkan sebelumnya bisa buka.
"Saya kemarin diminta oleh Pak Bupati segera mempersiapkan tempat wisata lebih lengkap lagi, semisal level PPKM turun akhir bulan ini," paparnya.
Ditambahkannya, pihaknya telah mengusulkan pembukaan Pantai Selatan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Alasannya, Pantai Goa Cemara yang bagian dari Pantai Selatan sudah mengantongi sertifikat CHSE.
"Oleh karenanya saya diminta untuk mengirim usulan Pantai Selatan untuk diikutkan uji coba. Pantai yang lain standarnya sudah sama cuma belum bersertifikat saja tapi secara pengelolaan sudah hampir sama," ujar dia.
Sebagai informasi, terdapat delapan obwis di Bantul yang sudah punya sertifikat CHSE. Lima obwis berada di kawasan Kapanewon Dlingo, dua di taman rekreasi Kids Fun, dan satu di Pantai Goa Cemara.
Baca Juga: PTM Dimulai, Disdikpora Bantul Belum Akan Lakukan Tes Swab Acak
Berita Terkait
-
Beredar Daftar Destinasi Wisata di Sleman Sudah Dibuka, Kepala Dispar: Hoaks!
-
Destinasi Wisata Kembali Dibuka, Semua Wisatawan di Bali Wajib Instal PeduliLindungi
-
7 Destinasi Wisata DIY Diujicoba Buka, Singgih: Harus Pastikan Jaringan Internet Stabil
-
Uji Coba Pembukaan Destinasi Wisata, Bantul Dapat Dua Lokasi Tambahan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial