SuaraJogja.id - Ketua Program Studi Pengkajian Seni pertunjukan dan Seni Rupa SPS UGM Budi Irawanto mengkritisi maraknya mural yang dihapus oleh pemerintah melalui aparat. Sebab, beberapa mural dianggap berisi kritikan kepada pemerintah.
Menurutnya mural merupakan seni jalanan yang bersifat visual. Sekarang ini tidak sedikit seni jalanan ini berisi kritik sosial dan politik tidak hanya terjadi di Indonesia namun hampir di banyak negara.
Namun, ia tidak sepakat apabila penghapusan mural dengan menggunakan isu vandalisme atau dianggap mengganggu keindahan kota.
“Mural sebagai bagian dari seni jalanan sangat dekat dengan kritik sosial dan politik, tapi tidak semua mural bermuatan politik," ujar dia, Sabtu (9/10/2021).
Ia mengatakan, mural sebenarnya lebih banyak mengekspresikan keindahan visual menggunakan medium dengan yang ada di jalan, dinding, dan bangunan arsitektur. Untuk itu, dia mengajak seniman mural untuk membuat mural yang mampu membangun keindahan kota dengan baik.
"Meski berbagai mural juga berisi konten yang berupa kritik sosial dan politik kepada pemerintah sebagai bagian dari ekspresi," katanya.
Harapannya pemerintah atau aparat tidak alergi terhadap kritik sosial lewat mural. Budi Irawanto mendukung penghapusan mural apabila berisi gambar ajakan kebencian dan provokasi serta tidak menampilkan karya seni yang sesungguhnya.
"Mural sebagai bagian dari seni sangat berkaitan erat dengan kondisi sosial dan politik yang ada di suatu masyarakat," terangnya.
Ia menyampaikan, seni sudah bergeser bukan lagi sebatas ekspresi individual dari senimannya. Namun bagian ekspresi kolektif dan komunitas.
Baca Juga: Pukat UGM: Kiprah KPK Tak Akan Sehebat Dulu
“Seni juga bagian upaya melakukan penyadaran karena memiliki muatan pengetahuan," tuturnya.
Berita Terkait
-
Jelang Hari Kesehatan Nasional, Akan Digelar Parade Ribuan Mural Anti Rokok
-
Kolaborasi dengan Gardu House, Pantjoran PIK Gelar Kompetisi Mural
-
Wagub DKI: Kami Tak Larang Mural, Tapi Jangan Nodai Jakarta dengan Vandalisme
-
Khawatir Mengganggu, Legislator Ingatkan Polri Tak Gelar Lomba Mural di Tempat Umum
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang
-
Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya
-
Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil
-
BRI Terus Membangun Budaya Integritas melalui Berbagai Program Internal
-
Asics Novablast 6 Diskon di Blibli, Sepatu Lari Empuk Mulai Rp2,299 Juta