SuaraJogja.id - Meski beberapa wilayah di DI Yogyakarta saat ini telah menerima vaksin jenis Pfizer seperti di Sleman, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta hingga kini belum mendapat jatah vaksin jenis tersebut.
Namun demikian pihak terkait mengaku fokus mendistribusikan vaksin jenis Sinovac dan Moderna yang tersisa.
"Kalau pfizer kami tidak dapat. Beberapa (kabupaten lain) memang dapat, kalau di kota tidak ada," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah dihubungi wartawan, Minggu (10/10/2021).
Lana melanjutkan bahwa pihaknya belum memastikan apakah akan mendapat kiriman vaksin Pfizer di pekan atau bulan selanjutnya. Sehingga, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenkes terlebih dahulu.
"(Kemungkinan) dapat belum pasti ya. Nanti saya tanyakan dulu dengan Kemenkes apakah bisa (dapat)," katanya.
Ia tak menampik bahwa vaksin jenis ini masih awam untuk masyarakat. Sehingga, Dinkes masih mempertimbangkan untuk memilih mengajukan vaksin itu atau tidak.
Terlebih lagi, kata Lana, masih ada sisa vaksin yang disimpan Dinkes Kota Yogyakarta. Mulai dari Sinovac, AstraZeneca dan juga Moderna.
"Vaksin di Jogja sendiri masih cukup untuk menyasar warga yang belum dapat vaksin karena kondisi tubuhnya. Nanti itu (Sinovac, AstraZeneca dan Moderna) yang kami habiskan dulu," kata dia.
Meski Kota Jogja sudah mendeklarasikan tuntas vaksin, ada sejumlah warga yang hingga kini belum boleh mendapat vaksin karena memiliki komorbid dan juga baru selesai penyembuhan covid-19.
Baca Juga: Minta Ketersediaan Vaksin COVID-19, Bupati Jember Temui Menko Luhut
"Jadi ada beberapa sasaran yang masih kami tunggu kondisinya baik dan bisa dapat vaksin. Jadi tuntas vaksin itu untuk warga yang sudah sehat dan bisa dapat vaksin saja," terang dia.
Sebelumnya, Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani juga mengatakan, jumlah vaksin di Kota Pelajar tersedia sekitar 66 ribu dosis. Jumlah itu terbagi dari sinovac, AstraZeneca dan juga Moderna.
"Kalau sekarang mungkin sudah berkurang, tapi tidak banyak. Karena kan beberapa vaksin juga untuk dosis yang kedua," kata dia.
Saat ini Dinkes terus menggelar vaksinasi untuk warga penyintas Covid-19. Sedikitnya sekitar 91 ribuan warga Jogja dan domisili di Jogja yang belum menerima vaksin karena kondisi tubuhnya belum mendukung.
Berita Terkait
-
Vaksinasi Covid-19 dari Warkop ke Warkop
-
Rektor UGM Beberkan Perkembangan Terkini Genose, Target Perpanjang Izin Edar
-
Anggaran Terbatas dan Pandemi, Festival Danau Sentarum Tahun Ini Batal Digelar
-
Update Covid-19 Global: Lockdown Dicabut, Masyarakat Sydney Siap Berpesta
-
Negara Tanggung Anggaran Proyek Kereta Cepat, Stafsus Erick Thohir: Jangan Diplintir
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Cegah Stunting Tak Cukup dengan Edukasi, Keluarga Perlu Mandiri Pangan
-
Krisis Air di Bantul, Siswa SD Terpaksa Tayamum karena Tak Bisa Berwudhu
-
Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik
-
Resmi Pimpin Candibinangun, Atik Sunaryati Komitmen Salurkan Gaji dan Hak Pelungguh untuk Warga
-
Cuaca Jogja Dihantam Panas Berkepanjangan, ISPA Meledak 13.677 Kasus, Naik 1.059 dalam Sepekan