SuaraJogja.id - Jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Jabar beserta dengan Polda DIY menggerebek sebuah kantor pinjaman online di Jl. Prof. Herman Yohanes, Samirono, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman pada Kamis (14/20/2021) malam.
Dari pantauan SuaraJogja.id di lokasi penggerebekan pada Jumat (15/10/2021), sekitar pukul 11.34 WIB sudah tidak terlihat ada aktivitas dari dalam kantor. Kendati begitu, masih terlihat satu mobil polisi yang terparkir di depan pintu gerbang kantor.
Garis polisi sudah terlihat mengelilingi halaman parkir depan gedung kantor. Puluhan sepeda motor para pegawai juga masih ada di dalam halaman kantor.
Salah seorang juru parkir yang berada di sekitar lokasi, Nugroho mengaku sudah tahu bahwa bangunan tersebut memang dimanfaatkan untuk kantor pinjol.
"Iya itu kantor pinjaman online. Tahu karena saya setiap hari di sini. Saya parkir ini, ya lama-lama banyak yang kenal dengan karyawan-karyawannya itu," kata Nugroho kepada awak media, Jumat (15/10/2021).
Bahkan ia juga sempat menduga bahwa kantor pinjol itu tidak resmi atau ilegal.
"Ya menurut saya ilegal karena enggak ada logonya," sambungnya.
Nugroho menyebutkan, sebelum dimanfaatkan untuk pinjol, bangunan itu dulunya adalah bekas kantor bank. Bangunan bank itu kemudian diketahui sudah tidak aktif sejak satu dua tahun belakangan.
Baca Juga: Gerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Sleman, 83 Orang Sudah Dibawa ke Polda Jabar
"Dulu digunakan untuk bangunan bank. Bekas bank," ujarnya.
Setelah bangunan tiga lantai itu kosong, kata Nugroho baru fungsinya dialihkan sebagai kantor pinjol tersebut. Setidaknya pinjol itu beroperasi sejak setengah tahun ini.
"Setengah tahun ada (pinjol beroperasi). Dari awal tahun ini kira-kira," tuturnya.
Sepengetahuan Nugroho, karyawan yang bekerja di kantor pinjol itu juga tidak sedikit. Diperkirakan ada hingga 80an orang karyawan yang bekerja di sana.
Biasanya kantor tersebut akan mulai ramai ketika jam kerja dari pagi hingga sore hari.
"Pagi jam 8.30 WIB itu (karyawan) datang. Selesai minimal jam 17.00 WIB, sampai paling malam jam 19.00 WIB," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Gerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Sleman, 83 Orang Sudah Dibawa ke Polda Jabar
-
Top 5 SuaraJogja: Polda DIY dan Jabar Malam-Malam Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Sleman
-
Pengakuan Teman Karyawan Kantor Pinjol Ilegal di Sleman, Baru Sehari Kerja Malah Digerebek
-
Penggerebekan Beruntun Usai Jokowi Soroti Pinjol: Cerita Korban yang Diancam Diculik
-
Diteror Rentenir atau Pinjol? Jangan Takut, Warga Mang Oded Bisa Hubungi Nomor Ini
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir