SuaraJogja.id - Kontrakan murah Jogja mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. Hidup dalam perantauan adalah sesuatu yang tak mudah untuk dijalani, kehidupan yang jauh dari keluarga, membiasakan diri dengan kemandirian, melatih agar bisa mengatur keuangan dengan baik dan segalanya serba sewa.
Daerah Istimewa Yogyakarta selain dikenal sebagai Kota Wisata yang kaya akan budaya, juga merupakan tujuan singgah bagi para pekerja untuk mencari nafkah maupun meniti karir.
Dan jika berbicara mengenai sewa, para pekerja maupun mahasiswa yang merantau ke Yogyakarta, serta pasangan yang baru menikah seringkali menggunakan rumah sewa/ kontrak sebagai tempat tinggal mereka.
Namun mengingat kantong yang harus serba irit, maka harga sewa sebuah rumah kontrak tentu menjadi perhitungan tersendiri.
Suara merangkum kontrakan murah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mulai dari harga Rp 800 ribu yang kami lansir dari olx.com, Rabu (20/10/2021).
1. Rumah Kontrak Hidayah
Alamat : Temon Wetan, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rumah kontrak bernama Hidayah ini berada di Daerah Temon, Kabupaten Kulonprogo dengan harga sewa perbulannya sebesar Rp 800 ribu.
Sebuah rumah kontrakan bersih nan baru dengan konsep modern minimalis dan pagar hitam pribadi dan halaman parkir yang luas ini terdiri dari sebuah ruang tamu, kamar, dapur, kamar mandi dalam.
Baca Juga: Diisi Akademisi hingga Seniman, Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta Dikukuhkan
Butuh waktu hanya 5 menit dari kontrakan ini untuk menuju ke Yogyakarta International Airport.
2. Rumah Kontrak Paviliun
Alamat : Mlati, Kabupaten Sleman Yogyakarta.
Rumah kontrak murah berikutnya ada di Mlati, Kabupaten Sleman dengan harga sewa Rp 850 ribu perbulannya.
Kontrakan berderet dengan pagar masing masing ini berlokasi di sebelah Barat RSUD Sleman.
Terdiri dari 1 ruang tamu dengan 1 kamar tidur, dapur, dan kamar mandi dalam.
Tag
Berita Terkait
-
PPKM Turun Level 2, Dispar Sleman Ajukan Barcode PeduliLindungi untuk Destinasi Wisata
-
PSG Pati Kalah Lagi dan Jadi Juru Kunci, Atta Halilintar Angkat Bicara
-
Hadapi PSS Sleman, Persib Bandung Kemungkinan Tanpa Wander Luiz dan Supardi
-
Sempat Diprotes Warga Jomboran, Begini Kondisi Terkini Penambangan Kali Progo di Sleman
-
Jelang Lawan PSS Sleman, Persib Bandung Berlatih Dua Kali Sehari
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran
-
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan Anak, Dokter Ingatkan Risiko Heat Stroke
-
Mahasiswa Jogja Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Penghentian MBG dan Kopdes yang Mubazir
-
Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung
-
Rupiah Melemah, Bantul Berburu Dolar Wisatawan Asing