SuaraJogja.id - Sebelum melakukan aksinya, pelaku pembunuhan di laguna Pantai Depok sempat melakukan hubungan badan dengan korban. Selain itu, terungkap bahwa ia menjalin hubungan gelap dengan istri orang.
Di sisi lain, SBSI dan KSPSI kecewa dengan SK Exco Nasional dan menyatakan tak mau terlibat dalam Partai Buruh. Di samping itu, Firli Bahuri mengklaim bahwa raker KPK di Jogja bukan untuk jalan-jalan.
Sementera itu, viral sebuah curhatan karyawati di grup Facebook Info Cegatan Jogja tentang rumah tangganya, di mana ia bekerja keras menafkahi keluarga, sedangkan suaminya pengangguran dan menghabiskan uang untuk memancing dan memelihara burung. Simak di bawah ini lima berita SuaraJogja.id paling banyak dibaca pada Jumat (29/10/2021) kemarin:
1. Kronologi Pembunuhan di Laguna Pantai Depok, Pelaku Sempat Berhubungan Badan dengan Korban
Aparat Polres Bantul berhasil mengungkap pelaku pembunuhan perempuan paruh baya di Laguna Pantai Depok, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul pada Senin (25/10/2021) sekitar pukul 11.30 WIB. Diketahui identitas korban bernama Mularti (56) warga Gesikan IV, Wijirejo, Pandak, Bantul.
Saat ditemukan korban mengenakan celana jin warna biru, jaket warna merah, dan pakai kaos bergaris.
2. Kecewa dengan SK Exco Nasional, SBSI dan KSPSI Tak Mau Terlibat di Partai Buruh
Baca Juga: FKBB DIY-Jateng Dukung Aliansi Buruh di DIY Tak Terlibat Kepengurusan Partai Buruh
Sejumlah aliansi buruh dan pekerja di Yogyakarta menyatakan tak ingin terlibat dalam kepengurusan Partai Buruh yang baru terbentuk beberapa waktu lalu. Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Korwil DIY dan juga Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY kecewa dengan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Executive Committee (Exco) Nasional dalam kepengurusan Partai Buruh di DIY.
Ketua SBSI Korwil DIY Dani Eko Wiyono menerangkan, ketidak ikut sertaannya bukan berarti tidak mendukung Partai Buruh ke depan.
3. Viral Curhatan Karyawati Kesal Suami Pengangguran, Gaji untuk Mancing dan Burung
Berita Terkait
-
FKBB DIY-Jateng Dukung Aliansi Buruh di DIY Tak Terlibat Kepengurusan Partai Buruh
-
Mantan Caleg Ini Pimpin Partai Buruh Sumut
-
KPK Adakan Raker Mewah, Abraham Samad: Integritas Sudah Hilang
-
Kecewa dengan SK Exco Nasional, SBSI dan KSPSI Tak Mau Terlibat di Partai Buruh
-
Dikritik Gelar Raker di Yogyakarta, Ketua KPK Tanggapi Santai: Kami Bukan Jalan-jalan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran