Scroll untuk membaca artikel
Dythia Novianty
Minggu, 31 Oktober 2021 | 10:19 WIB
Kampung Majapahit di seluruh desa di wilayah Trowulan.

Candi Cetho terletak di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karanganyar, Jawa Tengah. Candi Cetho berasal dari akhir masa keruntuhan Kerajaan Majapahit pada abad ke-15 Masehi dan ditemukan pada 1842. Tempat tersebut sering digunakan masyarakat Kejawen asli Jawa untuk bertapa. Candi Cetho memiliki 13 buah terah dan anak tangga yang dilekngkapi archa dan punden di sepanjang tangga. Selain itu di atas candi terdapat puri yang biasa disebut dengan Puri Saraswati.

3. Candi Pari

Candi yang dibangun pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk ini terletak di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Candi Pari dibangun dengan batu bata yang berbentuk persegi empat seperti pura yang ada di Bali. Perkiraan dibuat pada 1371 Masehi yang bertujuan untuk mengenang dan memperingati hilangnya adik angkat dari salah satu putra Prabu Brawijaya. Di atas pintu Candi Pari terdapat batu tua yang bentuknya dipengaruhi dengan adanya budaya Campa, yaitu kebudayaan yang berasal dari Vietnam.

4. Candi Jabung

Baca Juga: Ironi Sejarah Bali Kuno Dan Pusat Perdagangan Budak di Badung

Candi Jabung yang terletak di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Probolinggo, Jawa Timur pernah disunggahi oleh Hayam Wuruk saat lawatan keliling Jawa Timut pada 1359. Candi tersebut memiliki struktur bangunan yang mirip dengan Candi Bahal, peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

Candi Jabung memiliki dua bangunan utama dengan ukuran besar dan kecil yang biasa disebut dengan Candi Sudut. Memiliki Panjang 13.13 meter, lebar 9.60 meter dan tinggi mencapai 16.20 meter dibangun dengan bata merah kualitas bagus. Candi Jabung didirikan pada 1354 Masehi.

Candi Jabung. [Wikipedia]

5. Gapura Wringin Lawang

Gapura yang dibangun sekitar abad ke-14 ini berukuran 13x11 meter dan tinggi mencapai 15.5 meter terletak di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Dilihat dari gaya arsitektur, Gapura Wringin Lawang memiliki bentuk yang hampir mirip dengan Candi Bentar. Menurut para ahli, gapura tersebut merupakan gerbang masuk ke kediaman Gaja Mada.

Baca Juga: 8 Kerajaan Hindu Budha di Indonesia, dari Kutai hingga Majapahit

6. Gapura Bajang Ratu

Load More