SuaraJogja.id - Hujan deras melanda kawasan Kabupaten Gunungkidul Senin (1/11/2021) sore kemarin mengakibatkan sebuah rumah roboh. Rumah milik Surip (75) warga Padukuhan Karanganom 1 , RT 03/ 04, Kalurahan Ngawis Kapanewon Karangmojo roboh karena dimakan usia.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan hujan deras melanda kawasan Gunungkidul hampir merata. Senin sekitar pukul 15.30 WIB, rumah yang ditempati Nyonya Surip roboh karena terpaan hujan yang cukup deras.
"Rumahnya juga sudah lapuk. sehingga mudah roboh," tutur Edy Selasa (2/11/2021).
Menurut Edy, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Surip kebetulan saat itu memang berada di dalam rumah, tetapi tidak tertimpa reruntuhan bangunan.
Rumah yang ditinggali oleh Surip tergolong rumah dan sudah banyak yang rapuh. Hal ini wajar karena Surip sebetulnya adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sehingga tidak memikirkan untuk memperbaiki rumahnya.
"Hari ini warga akan bergotongroyong membersihkan puing-puing," tambahnya.
Sebelumnya, dua rumah di Padukuhan Kenteng, Kalurahan Kenteng, Kapanewon Ponjong rusak tertimpa dua pohon resan yang tumbang. Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (31/10/2021) malam memicu robohnya pohon yang sebelumnya disakralkan.
Dua rumah yang rusak tertimpa pohon tersebut masing-masing milik Wiji (51) dan Parwanto Setu (63). Beruntung dalam insiden ini, tak sampai ada korban jiwa maupun luka. Namun akibat kejadian tersebut dua penghuni mengalami kerugian hingga puluhan juta.
Kapolsek Ponjong, Kompol Basuki Triyono membenarkan adanya musibah tersebut. Insiden ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat kejadian, penghuni rumah yang sedang beristirahat lantas dikagetkan dengan suara pohon ambruk. Saat dicek, pohon berukuran cukup besar itu menimpa sekaligus 2 rumah.
Baca Juga: Banjir Rangkasbitung Mulai Surut, Warga Waspadai Hujan Dini Hari
"Adapun kedua rumah tersebut memang berjarak cukup berdekatan. Pohon yang tumbang sendiri terletak di bukit yang berada di belakang rumah kedua korban," terangnya, Senin (1/11/2021).
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Banjir Rangkasbitung Mulai Surut, Warga Waspadai Hujan Dini Hari
-
Tak Terima Suami Dianiaya Gegara Pilur, Istri Laporkan Pelaku ke Polisi
-
Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Sejumlah Pohon dan Baliho di Gamping Roboh
-
Banjir Bandang Lebak, Jembatan Cigalempong Amblas Terbawa Arus
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras, 13 RT di Jakarta Timur Kebanjiran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta