SuaraJogja.id - Profil Sultan Iskandar Muda, pahlawan yang sangat dikenal oleh masyarakat Aceh. Sultan Iskandar Muda adalah putra dari Puteri Raja Indra Bangsa, keturunan keluarga Raja Darul Kamal.
Ayahnya adalah Sultan Alauddin Mansur Syah yang merupakan putra dari Sultan Abdul Jalil bin Sultan 'Alaiddin Ri'ayat Syah Al-Kahhar. Ia lahir Lahir di Bandar Aceh Darussalam, Kesultanan Aceh, sekitar tahun 1590 atau 1593.
Pada masa bayinya Sultan Iskandar Muda dikenal juga dengan nama Tun Pangkat Darmawangsa. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga istana. Sehingga sejak masa kecilnya Ia telah mengetahui bagaimana seluk beluk yang ada dalam istana maupun adat istiadat yang ada pada saat itu.
Sultan Iskandar Muda telah berhasil menyatukan seluruh wilayah semenanjung tanah Melayu di bawah nama kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam. Yuk simak riwayat sejarah Sultan Iskandar Muda berikut ini. Sultan Iskandar Muda juga telah berhasil menjalin hubungan diplomasi perdagangan yang baik dengan berbagai bangsa asing di dunia.
Aceh mencapai kejayaannya pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda. Ia berkuasa di mulai pada 1607 sampai 1636. Sri Sultan Iskandar Muda merupakan sultan yang paling besar dalam masa Kesultanan Aceh.
Pada masa pemerintahannya, Sultan Iskandar Muda sering melakukan ekspedisi invasi ke sekitar daerah kekuasaannya. Kerajaan Deli ditaklukan pada 1612, kemudian menyusul Kerajaan Johor pada 1613 dan Bintan pada 1614. Selanjutnya, pada 1618 Sultan Iskandar Muda berhasil mengalahkan Pahang, Kedah pada 1619, dan Nias pada1624 –1625.
Sultan Iskandar Muda telah menyatukan seluruh wilayah semenanjung Melayu di bawah Kerajaan Aceh Darussalam. Secara ekonomi, kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki hubungan diplomasi perdagangan yang baik dalam lingkup internasional. Rakyat Aceh pun menjadi makmur dengan peraturan yang telah dibuat oleh Sultan Iskandar Muda di seluruh aspek kehidupan.
Sultan Iskandar Muda wafat pada 27 September 1636 M di usia yang cukup muda yaitu 43 tahun. Ia dimakamkan di dalam komplek Kandang Mas yang sebelumnya pernah dihancurkan Belanda. Berdasarkan SK Presiden RI No.077/TK/Tahun 1993, Sultan Iskandar Muda dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasanya kepada Negara Republik Indonesia.
Demikian profil Sultan Iskandar Muda.
Baca Juga: Pasien RS di Aceh Tebus Obat Mandiri di Apotek Gegara Stok Kosong
Berita Terkait
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli