Zooplankton merupakan hewan yang ukurannya sangat kecil dan hidupnya melayang bebas di perairan. Dalam rantai makanan di laut, organisme ini memakan jenis fitoplankton yang ukurannya lebih kecil. Memiliki sifat heterof yang bergantung dalam organisme lain untuk bertahan hidup.
Ada dua jenis zooplankton yaitu zooplankton pemakan fitoplankton (konsumen 1) dan zooplankton pemakan zooplankton yang ukurannya lebih kecil (konsumen II dan konsumen III).
3. Predator
Pada rantai makanan di laut, predator menampati urutan paling tinggi. Predator ikan laut adalah ikan yang bisa berburu, menangkap dan makan secara alami. Tingkat tropis tertinggi dalam rantai makanan ada di ekosistem laut, tapi memiliki populasi kecil.
Misalnya ikan paus, bisa memakan ikan besar dan sekelompok ikan kecil secara bersamaan.
4. Dekomposer
Dekomposer atau pengurai jasad biasanya hidup di dasar laut. Mempunyai tugas mengurai bangkai menjadi lebih kecil lagi ukurannya agar bisa digunakan fitoplankton sebagai sumber nutrisi untuk membuat makanan.
Pengurai juga berperan sebagai penjaga keseimbangan rantai makanan di laut. Tanpa pengurai, bangkai hewan yang mati tidak bisa membusuk. Contoh pengurai di laut yakni bintang laut, belut laut, cacing laut dan bakteri.
Berikut beberapa contoh rantai makanan di laut:
Baca Juga: Rantai Makanan adalah Apa? Defenisi hingga Proses dari Produsen, Konsumen, Pengurai
1. Energi matahari-Alga-Ikan Kecil-Ikan Besar-Hiu-Pengurai
2. Energi matahari-Fitoplankton-Udang-Ikan Kecil-Burung Bangau-Ular Laut-Pengurai
3. Energi matahari-Fitoplankton-Udang-Ikan-Singa Laut-Hiu-Pengurai
4. Plankton-Ikan Laut-Ular Laut-Burung Elang-Dekomposer
5. Plankton-Ikan kecil-Ikan Tuna-Manusia-Dekomposer
Demikian penjelasan mengenai rantai makanan di laut. Semoga bisa menambah ilmu pengetahuan alam dan wawasan untuk semuanya.
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga