SuaraJogja.id - Apa saja Fungsi Darah? Darah merupakan cairan yang terdapat pada semua mahluk hidup yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri.
Misalnya darah manusia, darah manusia berwarna merah, antara merah terang apabila kaya oksigen sampai berwarna merah tua, apabila kekurangan oksigen.
Warna merah pada darah disebabkan oleh haemoglobin, protein pernapasan yang mengandung besi dalam bentuk heme, yang merupakan tempat terikatnya molekul oksigen.
Fungsi darah dalam tubuh manusia terdiri dari beberapa komponen utama, seperti plasma, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Setiap komponen tersebut memiliki tugas masing-masing dalam mendukung tubuh manusia agar berfungsi normal.
Darah tidak aka nada habisnya, meskipun seseorang mengeluarkan banyak darah. Selain berperan dalam menyalurkan oksigen dan sari makanan, darah juga memiliki beberapa fungsi penting yang harus diketahui.
Lalu, apa saja fungsi darah dalam tubuh manusia? Berikut ulasan yang telah dirangkum dari beberapa sumber untuk anda.
1. Membawa Oksigen
Fungsi darah dalam tubuh manusia yang pertama adalah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Udara yang masuk kedalam tubuh dan mengandung oksigen, akan dibawa menuju paru-paru. Kemudian, udara akan mengalami beberapa proses sebelum masuk ke dalam pembuluh darah kapiler.
Kemudian, oksigen masuk ke plasma darah dan berdifusi ke sel-sel darah merah (eritrosit). Hal itu terjadi karena fungsi sel darah merah yang mengandung haemoglobin mengikat oksigen dalam darah atau disebut deoksigenasi.
Baca Juga: Mengenal Fungsi Bronkus, Saluran Udara Yang Berperan Sebagai Kekebalan Tubuh
Oksigen yang dapat berubah menjadi HbO2 sekitar 97 persen. Sisanya, akan berada didalam plasma darah, kemudian diedarkan ke sleuruh tubuh manusia. Selain itu juga membantu karbon dioksida keluar dari sel dan mengangkutnya ke paru-paru untuk dikeluarkan dari tubuh.
2. Mengatur Suhu Tubuh
Untuk diketahui, Darah juga dapat mengatur suhu tubuh agar tetap stabil. Itu dikarenakan suhu tubuh manusia tidak dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, tetapi dipengaruhi oleh system peredaran darah.
Darah menyerap dan mendistribusikan panas ke seluruh tubuh, sehingga dapat membantu mempertahankan homeostatis, melalui pelepasan atau koneservasi kehangatan. Kondisi tersebut, membuat pembuluh darah mengembangkan dan berkontraksi apabila berinteraksi dengan bakteri, hormone atau adanya perubahan kimia.
Hal inilah yang membuat lebih banyak panas yang dibawa oleh darah ke kulit. Apabila pembuluh darah menyusut, suhu tubuh akan kembali normal. Suhu tubuh yang stabil, yakni pada suhu 36 hingga 37 derajat Celsius.
3. Memendam Penyakit Bibit
Berita Terkait
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Tarian Darah dari Rawa
-
Sinopsis Film Ikatan Darah: Pertarungan Brutal Demi Menyelamatkan Kakak!
-
Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
-
Duh! Serbuan Pemudik ke Jogja Tak Buat Okupansi Hotel Capai Target, Penginapan IlegalJadi Sorotan
-
Pemkot Yogyakarta Jajaki Uji Coba WFH Satu Hari Sepekan, Efisiensi BBM Jadi Tolok Ukur Utama
-
Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!