SuaraJogja.id - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura I terkait pencegahan penyebaran varian Omicron melalui Bandara Internasional Yogyakarta.
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan gugus tugas akan lebih memperketat pengawasan pada sektor perhubungan, khususnya di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) karena bandara ini salah satu pintu masuk bagi pendatang berbagai daerah dan luar negeri.
"Varian COVID-19 baru ini, kami memang sedikit khawatir, sehingga kami perlu dan harus memperketat pendatang yang berasal dari luar daerah karena dikhawatirkan dapat membawa virus jenis ini. Terlebih pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2022 nanti," katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (1/12/2021).
Selain itu, katanya, gugus tugas akan memperketat pengawasan pada sektor wisata. Pasalnya beberapa obyek wisata di wilayah tersebut diprediksi didatangi orang dari berbagai daerah.
"Objek-objek wisata di Kulon Progo kami prediksi bakal dipenuhi oleh wisatawan dari berbagai daerah pada musim libur Natal dan Tahun Baru nanti," katanya.
Ia mengimbau masyarakat tidak terlalu bereuforia dan cukup di rumah pada libur Natal dan Tahun Baru 2021, meski objek wisata tetap dibuka. Hal ini untuk mencegah penularan varian baru dan penyebaran COVID-19 di Kulon Progo.
"Kami imbau masyarakat untuk tidak terlalu bereuforia saat libur nataru (Natal dan Tahun Baru) nanti, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19," katanya.
Terkait dengan perkembangan kasus COVID-19 di Kulon Progo, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati menyampaikan hingga saat ini, total konfirmasi positif di wilayah itu mencapai 22.239 kasus. Dari jumlah tersebut 21.765 kasus di antaranya dinyatakan selesai isolasi, 36 kasus masih menjalani isolasi, dan 348 kasus meninggal.
"Kami imbau kepada masyarakat agar tetap patuh terhadap upaya pencegahan virus sehingga harapannya kasus tidak terus bertambah," katanya.
Baca Juga: Alat Pendeteksi Curah Hujan di Kulon Progo Hilang Digondol Pencuri
Berita Terkait
-
Cegah Dampak Buruk COVID-19 Varian Omicron, Vaksinasi Wajib Dipercepat
-
Bukan dari Delta, Peneliti Sebut Asal Omicron Mungkin dari Pasien HIV yang Tak Diobati
-
Varian Omicron Ternyata Telah Menyebar di Eropa Sebelum Ditemukan di Afrika Selatan
-
Muncul Varian Omicron di Afrika Selatan, Presiden Cyril Ramaphosa Minta Dukungan Dunia
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik