SuaraJogja.id - Pengembangan Borobudur Highland yang sempat terhenti selama pandemi COVID-19 kembali dikebut. Berhenti hampir dua tahun dalam proses legalitas tanah, Badan Otorita Borobudur (BOB) akan membangun resort di kawasan Purworejo, Jateng.
"Tahun 2023 akan mulai dibangun resort untuk pemulihan wisata di Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang)," ujar Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita dalam Refleksi Capaian Kerja BOB 2021 di Yogyakarta, Sabtu (11/12/2021).
Menurut Juanita, saat ini sudah ada tiga investor lokal yang akan menjadi pengembang resort tersebut. Pemerintah melalui Kementerian PUPR mengucurkan anggaran sebesar Rp 750 Miliar untuk pembangangunan infrastruktur tersebut.
Program ini sebenarnya sudah mulai digulirkan sejak 2019 lalu. Namun investor membutuhkan studi dan perhitungan kawasan wisata.
Sebab berkaca dari Bali, pembangunan kawasan wisata seluas 300 hektar tersebut diharapkan memberikan multiplier effect tidak hanya di Purworejo namun wilayah Jateng lainnya dan DIY.
"Tiga investor sudah meneken letter of intent untuk pengembangan resort. Rencana pembangunan resort tahun 2023 mendatang, tetapi pada tahun depan 2022 para investor sudah memulai persiapan pembangunan," paparnya.
Untuk mendukung pembangunan resort, sejumlah infrastruktur pendukung juga dikembangkan. Mulai pembangunan jalan sepanjang 6 km, jembatan dan main gate, sumber air dan reservoir serta gardu listrik.
Konsep resort dikembangkan untuk tetap melestarikan kawasan hutan di sekitarnya. Cable car juga akan dibangun sebagai fasilitas pendukung.
Dengan demikian wisatawan tetap bisa menikmati wisata alam sekaligus. Keberadaan resort tidak akan merusak kelestarian lingkungan sekitar.
Baca Juga: Alami Masa Viral, Jumlah Investor Pasar Modal dari DIY Melejit
"Bentuknya resort seperti villa-villa kecil yang ringan karena inikan hutan. Bukan tiba-tiba terus ada bangunan aneh besar di situ, nggak,"jelasnya.
Ditambahkan Direktur Pemasaran Pariwisata BOB, Agus Rochiyardi, aksesbilitas pariwisata di Joglosemar terus dikembangkan secara berkelanjutan. Saat ini meski Bandara Internasional Yogyakarta masih sepi akibat pandemi COVID-19, dengan pembangunan wisata di sepanjang daerah Joglosemar seperti Semarang, Solo, Jepara, Bantul, Kulon Progo hingga Dieng diharapkan bisa memulihkan jalur penerbangan lewat bandara tersebut.
"Saat ini banyak moda transportasi seperti udara, laut dan darat. Kami yakin bandara akan kembali ramai seiring pembangunan wisata di sekitarnya selain revitaliasi kapasitas wisatawan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
10 Wisata Candi Di Indonesia, Mulai Dari Borobudur Hingga Candi Jago
-
Bank Jateng Sukses Gelar Borobudur Marathon 2021
-
Borobudur Marathon 2021 Digelar Dengan Prokes Ketat, Ganjar Apresiasi Penyelenggara
-
Duh! Finish Pertama di Borobudur Marathon, Ganjar Pranowo Gagal Raih Juara
-
Gubernur Ganjar Kembali Jadi Mandor Pembangunan Kawasan Borobudur
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning