SuaraJogja.id - Berikut ini penjelasan mengenai fungsi rongga mulut. Rongga ini merupakan awal dari sistem pencernaan manusia, untuk kemudian menempuh perjalanan sepanjang 10 meter menuju usus besar.
Saluran pencernaan, seperti dikutip dari buku Sistem Pencernaan yang ditulis Khamim, S.Pd, terdiri dari mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan anus.
Sistem pencernaan turut dibantu tiga organ yang berada di luar saluran pencernaan. Organ tersebut adalah pankreas, hati dan kandung empedu.
Dalam artikel ini, kita akan fokus membahas fungsi rongga mulut, apa saja bagiannya dan bagaimana cara kerjanya. Simak ulasan berikut ini:
Awal Sistem Pencernaan
Mulut merupakan rongga terbuka tempat masuknya makanan dan air. Mulut terletak di bagian kepala dan umumnya menjadi bagian awal dari sistem pencernaan.
Bagian dalam dari mulut dilapisi selaput lendir. Saluran dari kelenjar liur, yang berada di pipi, bawah lidah dan bawah rahang ini mengalirkan isinya ke dalam mulut. Di dasar mulut, terdapat lidah yang berfungsi merasakan dan mencampur makanan.
Pengecapan dirasakan organ perasa yang terdapat di permukaan lidah. Lalu, penciuman dirasakan oleh saraf olfaktorius yang ada di hidung. Pengecapan relatif sederhana, terdiri dari manis, asam, asin dan pahit.
Sementara penciuman lebih rumit, karena terdiri dari berbagai macam bau. Di belakang dan di bawah mulut terdapat tenggorokan atau faring.
Baca Juga: Fungsi Sistem Pencernaan: Menerima Makanan Hingga Menyerap Zat Gizi
Fungsi Gigi di Rongga Mulut
Di dalam rongga mulut, terdapat gigi yang terdiri dari gigi taring, gigi seri samping, gigi seri tengah, gigi premolar dan gigi geraham.
Gigi depan atau bernama incisivus berfungsi memotong-motong makanan. Lalu gigi belakang atau geraham berfungsi mengunyah makanan untuk menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dicerna.
Makanan yang telah menjadi bagian-bagian kecil dibungkus ludah dari kelenjar ludah dengan enzim-enzim pencernaan dan mulai mencernanya.
Fungsi Ludah di Rongga Mulut
Ketika makan, aliran dari ludah membersihkan bakteri yang dapat menyebabkan pembusukan gigi dan kelainan lainnya. Ludah juga turut mengandung antibodi dan enzim, seperti lisozim, yang memecah protein dan menyerang bakteri secara langsung.
Berita Terkait
-
Normalnya, Sehari Kentut Berapa Kali? Ini Kata Ahli Gizi soal Batas Jumlah yang Sehat
-
Madu + Kunyit: Rahasia Dokter Sembuhkan GERD dan Tukak Lambung Secara Alami
-
Bukan Lagi Penyakit Orang Tua: Ketika Kanker Kolorektal Menyasar Generasi Milenial dan Gen Z
-
Mengenal Gejala Kanker Kolorektal, Banyak Diidap Gen Z?
-
Mengenal Kolonoskopi: Langkah Awal yang Menyelamatkan Nyawa dari Kanker Usus Besar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival