SuaraJogja.id - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melakukan pemantauan jelang malam pergantian tahun. Ia didampingi Kapolres Bantul AKBP Ihsan, Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Agus Indra Gunawan, Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kwintarto Heru Prabowo, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Agus Riyanta.
Rombongan berhenti di tiga titik yakni simpang empat Manding, simpang empat Ngangkruk, dan pos tempat pemungutan retribusi (TPR) Parangtritis.
Menurut Halim, sejauh ini aktivitas menjelang tahun baru di Bumi Projotamansari berlangsung lancar. Pasalnya, kebijakan pemberlakuan ganjil genap di tempat wisata.
"Kebijakan ganjil genap di tempat wisata bisa memecah kerumunan yang dikhawatirkan bisa menyebarkan varian omicron. Mudah-mudahan ini tidak terjadi apa-apa," kata Halim di sela-sela peninjauan, Jumat (31/12/2021) malam.
Dia berharap malam pergantian tahun baru berjalan aman dan lancar. Tak ketinggalan ia berpesan kepada warga Bantul agar berbahagia dan optimistis memasuki tahun 2022.
"Kami mengucapkan selamat tahun baru 2022 untuk warga Bantul mudah-mudahan tahun depan ekonomi semakin membaik dan masyarakat semakin sejahtera," terangnya.
Kepala Dispar Bantul Kwintarto menyampaikan, tempat wisata dibuka namun dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Sehingga seluruh elemen masyarakat diminta patuh prokes.
"Semua pihak harus mematuhi prokes baik kami petugas, wisatawan, ataupun pelaku wisata," ujar dia.
Menyoal adanya penambahan retribusi dengan dibukanya objek wisata, ia membenarkan. Namun demikian, sekarang lebih baik dibanding pergantian tahun 2020 ke 2021.
Baca Juga: BNN Bantul Rehabilitasi 37 Pengguna Narkoba, Bertambah 10 Orang Dibanding 2020 Lalu
"Tentu ada pemasukan retribusi karena tempat wisata diizinkan beroperasi," katanya.
Kepala Dishub Aris menambahkan, lampu penerangan jalan seperti di Lapangan Paseban serta Gabusan akan dipadamkan sampai besok pagi. Tujuannya agar mencegah timbulnya kerumunan.
"Kalau enggak ada penerangan orang-orang enggan untuk berkumpul," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam