SuaraJogja.id - Harapan membawa pulang Piala AFF pada awal tahun 2022 ini nampaknya harus tertunda usai kalah agregat 6-2 atas Thailand dalam leg kedua final Piala AFF yang digelar di National Stadium, Singapura, Sabtu (01/01/2022) malam. Menpora Zainudin Amali memberikan komentarnya terkait laga timnas kali ini.
Timnas Indonesia diketahui tampil trengginas di leg kedua final Piala AFF 2020. Sempat unggul 1-0 di babak pertama, skuat asuhan Shin Tae-yong kecolongan 2 gol di menit awal babak kedua.
Timnas Indonesia mampu mengimbangi Thailand jelang laga bubaran lewat sepakan Egy Maulana Vikri.
Sayang hasil imbang tersebut tak mampu mengubah keadaan. Timnas Indonesia harus mengubur mimpi juara Piala AFF kali ini lantaran kalah agregat dari Thailand.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali yang menonton pertandingan final Piala AFF melalui streaming di Yogyakarta menyatakan apresiasi atas permainan timnas meski kalah dalam laga final.
"Kita lihat selama 90 menit bagaimana permainan timnas. Perlawanannya luar biasa, bahkan [melesakkan] gol duluan," ujarnya.
Dalam pertandingan kali ini, menurut Zainudin, timnas nampaknya sudah belajar dari leg pertama. Berbagai perbaikan di sejumlah lini dilakukan, baik pemain tengah maupun penyerang.
Karenanya meski hasil akhir tetap membuat timnas berada di posisi kedua Piala AFF, Menpora yakin kedepan akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Apalagi para pemain timnas masih berusia muda.
"Tim ini bisa dipertahankan, semoga [karena] usianya masih muda. Saya masih punya harapan terhadap anak-anak timnas, kita apresiasi, [saya] bangga dengan perjuangan anak-anak," tandasnya.
Baca Juga: Dilarang Tampil di Final Piala AFF 2020, Elkan Bagggott Ternyata Jajan ke Sevel
Terkait bonus bagi timnas yang sudah berjuang mati-matian dalam Piala AFF kali ini, Pemerintah berjanji akan berkoordinasi dengan PSSI. Namun dukungan pemerintah melalui Kemenpora bagi timnas sudah dilakukan sejak awal pembinaan.
Para pemain bahkan sudah dipersiapkan untuk maju ke Piala Dunia 2023. Diantaranya melalui perekrutan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong.
"Secara keseluruhan [timnas] jadi perhatian nasional," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam